Berita DaerahPendidikan

27 Persen Peserta Jalur SNBT Unsri Usul KIP Kuliah

×

27 Persen Peserta Jalur SNBT Unsri Usul KIP Kuliah

Sebarkan artikel ini
Rektor Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., saat di wawancarai, Rabu (28/5/2025), (foto.SuaraMetropolitan - Yon)

Palembang,SuaraMetropolitan – Sebanyak 4.140 atau 42 persen orang peserta calon mahasiswa baru yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 dinyatakan diterima di perguruan tinggi negeri Universitas Sriwijaya (UNSRI). Sebanyak 1.147 peserta atau 27 persen di antaranya merupakan calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Rektor Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si. saat konferensi pers, Rabu 28 Mei 2025.

“Yang diterima jalur SNBT yang akan di umumkan pada hari ini mulai pukul 15.00 wib sebanyak 4.140 peserta 1.147 yang mengusulkan jalur KIP K tapi nanti akan di verifikasi ulang,”ungkap Rektor.

Baca juga: Gubernur Sumsel Herman Deru dan Rektor UNSRI Bahas Kerja Sama Kelembagaan dan Transportasi Mahasiswa

Rektor menjelaskan bahwa pada penerimaan mahasiswa Baru di Unsri jalur SNBT sebesar 42 persen dari daya tampung dan 21 persen jalur SNBP sebanyak 584 peserta yang mengusulkan KIP K dan setelah di verifikasi yang lolos 355 orang peserta.

“Di jalur SNBP kemaren sebanyak 584 peserta yang mengusulkan KIP K, setelah di verifikasi 355 orang peserta,”jelasnya.

Rektor menerangkan bahwa KIP Kuliah merupakan program bantuan pendidikan tinggi dari pemerintah bagi mahasiswa yang memiliki potensi akademik baik tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi. Komponennya antara lain gratis biaya kuliah dan tunjangan hidup sesuai ketentuan.

Baca juga: Walikota Ratu Dewa Ajak Unsri Berkolaborasi Kembangkan Kampung Tematik

“Ini kesempatan bagi Mahasiswa yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi orang tuanya tapi memiliki prestasi,”ucapnya.

Setelah ini, Rektor memerintahkan untuk melakukan verifikasi langsung terhadap 1.147 peserta dengan mendata langsung ke rumah peserta.

“harus lolos verifikasi terhadap data akademik dan verifikasi data ekonomi melalui dokumen dan/atau kunjungan ke alamat tinggal peserta.”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.