Katibung,SuaraMetropolitan – Memperingati Hari Listrik Nasional ke-79 dan Hari Sumpah Pemuda ke-96, PLN Nusantara Power UP Sebalang mengadakan Upacara Bendera di halaman depan Gedung Admin PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Sebalang yang beralamat di Katibung, Desa Tarahan, dimana Hari Listrik Nasional ke-79 tahun ini mengusung tema “Energi Baru untuk Indonesia Maju”.
Pelaksanaan upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Manager PLN NP Unit Pembangkitan Sebalang Otniel Marrung, dihadiri oleh semua pegawai, perwakilan ibu PIKK, Tenaga Alih Daya di Lingkungan PLN NP UP Sebalang, dilakukan dengan penuh khidmat dan penuh penghormatan, sebagai pengingat dalam mengenang jasa para pahlawan, khususnya Pahlawan di bidang Ketenagalistrikan.
Melalui peringatan Hari Listrik Nasional dan Hari Sumpah Pemuda ini, kita mengenang dan merayakan semangat Sumpah Pemuda, dimana selama Indonesia berdiri, PLN All Out menjalankan mandat menjadi “Fondasinya Pembangunan Nasional.
Otniel Marrung Manager PLN Nusantara Power UP Sebalang menyampaikan Amanat Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo. “Saya mengucapkan Terima Kasih dan Rasa Hormat, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya untuk Keluarga Besar PLN, yang selama ini terus berjuang, dan akan terus mengabdi untuk bangsa yang lebih bak, Bangsa yang semakin maju, semakin makmur, semakin sejahtera di masa depan”. kata Otniel.
Dalam Upacara Peringatan Hari Listrik Nasional ke-79 dan Hari Sumpah Pemuda ke-96 ini, juga dilakukan pemberian Piagam apresiasi setinggi-tingginya bagi pegawai yang pengabdian masa kerjanya sudah mencapai 4 Windu (32 Tahun) dan 2 Windu (16 Tahun), dimana di antaranya yang hadir menerima penghargaan apresiasi 4 Winduan yaitu Bp. HEBER PARLINGGOMAN NAINGGOLAN, Bp. SUPARMAN AN, dan Bp. SABUR, sedangkan untuk yang 2 Winduan yaitu Bp. RIZKI FIRMANTO, dan Ibu WIRANTI.
Dengan kerja sama dan dedikasi, kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Mari kita terus berkarya, berinovasi, dan bersatu untuk masa dean yang lebih back. (*)











