Berita Daerah

Mobil Terguling Barang Haram Tak Sampai Tujuan, Polda Sumsel Ungkap Jaringan Narkoba

×

Mobil Terguling Barang Haram Tak Sampai Tujuan, Polda Sumsel Ungkap Jaringan Narkoba

Sebarkan artikel ini
Selain Sabu dan ekstasi, polisi turut menyita satu unit mobil minibus Daihatsu Terios yang digunakan para tersangka untuk mengangkut narkoba tersebut. 

Palembang,SuaraMetropolitan Upaya peredaran narkotika dalam jumlah besar berhasil digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan. Empat kurir sabu dan pil ekstasi diringkus di wilayah Ogan Ilir oleh tim Opsnal Subdit III.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan lebih dari 4 kilogram sabu dan 23.422 butir pil ekstasi berwarna pink dengan logo TMT sebagai barang bukti. Empat tersangka yang ditangkap yakni Sobirin, Eko Suseno, Basri, dan Zulkarnain.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, AKBP Harissandi, didampingi Kasubbid PID AKBP Suparlan, SH, MSi, menjelaskan bahwa para pelaku berperan sebagai kurir.

Baca juga: Pamekasan Bersinar: BNN Ungkap Sindikat, Musnahkan Narkoba Puluhan Miliar Rupiah

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, AKBP Harissandi, saat memberikan keterangan pers di Mapolda Sumsel, Rabu (11/6/2025).

“Mereka ditangkap saat hendak mengantar barang di Desa Rantau Alai, Kecamatan Rantau Alai, Ogan Ilir,” ujar AKBP Harissandi saat konferensi pers di Mapolda Sumsel, Rabu (11/6/2025).

Menurut Harissandi, pihaknya saat ini masih memburu seorang bandar besar yang diduga sebagai otak dari jaringan ini. Identitas pelaku telah diketahui dan diketahui berdomisili di Desa Kapuk, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir.

“Identitas bandar besar sudah kami kantongi, dan kami terus melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan,” tegasnya.

Baca juga: 11 Kilogram Sabu Gagal Edar di Palembang, Penjual Burung Diciduk Polisi

Selain sabu dan ekstasi, polisi turut menyita satu unit mobil minibus Daihatsu Terios serta satu unit sepeda motor yang digunakan para tersangka untuk mengangkut narkoba tersebut.

Namun, dalam aksi penangkapan, kendaraan yang dikendarai pelaku mengalami kecelakaan saat berusaha melarikan diri.

“Mobil Daihatsu Terios yang mereka gunakan terguling karena kejar-kejaran dengan petugas. Bahkan sempat kami tembak dari belakang saat mereka mencoba kabur,” jelas Harissandi.  (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.