Palembang,SuaraMetropolitan – Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perhubungan menegaskan akan memanggil pihak operator Feeder LRT Musi Emas, PT Transportasi Global Mandiri (TGM), menyusul keluhan sopir terkait keterlambatan pembayaran gaji yang terus berulang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto, menjelaskan bahwa secara teknis pembiayaan operasional Feeder LRT Musi Emas bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia menegaskan, untuk komponen yang bersumber dari APBD, tidak ada persoalan sama sekali, bahkan piutang yang tertunda sudah dijadwalkan untuk dibayar.
“Kalau dari sisi kami, dari APBD tidak ada kendala. Bahkan untuk piutang yang belum dibayar pun sudah akan segera ditransfer. Hari ini kami akan panggil pihak pengelola, PT TGM, karena sebenarnya tidak ada alasan untuk keterlambatan pembayaran itu,” ujar Agus Supriyanto, Senin (8/7/2025).
Agus menambahkan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dan memastikan tanggung jawab pembayaran kepada para sopir dipenuhi oleh pihak perusahaan. Ia juga menegaskan bahwa langkah pemanggilan ini merupakan bentuk perhatian serius dari Pemkot Palembang atas keluhan para pekerja di lapangan.






