BeritaNasional

Fatwa Kilat tapi Tak Asal, Ini Pujian Ma’ruf Amin untuk DSN-MUI

×

Fatwa Kilat tapi Tak Asal, Ini Pujian Ma’ruf Amin untuk DSN-MUI

Sebarkan artikel ini
Prof. KH Ma’ruf Amin. 

Bogor,SuaraMetropolitan Rapat Pleno ke-59 Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) mencatat capaian luar biasa. Dalam satu hari, forum ini berhasil menetapkan lima fatwa ekonomi syariah. Kecepatan ini bukan tanpa kualitas justru menuai pujian dari Ketua Badan Pengawas DSN-MUI, Prof. KH Ma’ruf Amin.

Lima fatwa yang disahkan meliputi:

1. Syirkah Milk Mutanaqishah

2. Tanggung renteng berdasarkan prinsip syariah dalam pembiayaan Ultra Mikro

3. Exchange Traded Fund (ETF) Syariah Emas

4. Manfaat pensiun berkala berbasis syariah dalam program pensiun iuran pasti

5. Pedoman program restrukturisasi perbankan syariah oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Menurut Kiai Ma’ruf, capaian ini menunjukkan bahwa DSN-MUI bukan hanya penjaga prinsip, tetapi juga penggerak solusi bagi kemajuan ekonomi syariah nasional.

Baca juga: DPR RI Temukan Kejanggalan di TWA Punti Kayu Palembang: Fasilitas Rusak, PNBP Tertunggak

“Saya kira acara ini sangat bagus ya, dan luar biasa. Karena hari ini itu membuat fatwa sampai lima. Fatwa itu satu saja sudah memerlukan upaya yang luar biasa,” ujarnya saat menutup Rapat Pleno, Kamis (17/7/2025) di Hotel Grand Savero, Bogor.

Ia menekankan bahwa fatwa bukan sekadar hasil rapat biasa, melainkan buah dari kajian ilmiah yang mendalam. Prosesnya melibatkan pemikiran fikih, analisis akademik, hingga evaluasi terhadap praktik produk ekonomi syariah.

“Fatwa itu harus membuat kajian dalam, harus ada kajian akademik. Kita lihat dari segi usul fikihnya, bagaimana cara boleh apa tidak, sesuai syariah apa tidak. Lalu kita lihat juga bagaimana prakteknya dalam produk ekonomi syariah,” jelasnya.

Baca juga: Isbat Nikah Massal MUI, Jalan Menuju Keluarga Sakinah dan Terlindungi

Kiai Ma’ruf juga menggarisbawahi pentingnya pendekatan solutif DSN-MUI dalam menyikapi produk yang belum sesuai syariah.

“Kalau ada produk yang belum sesuai syariah, DSN tidak langsung menolak. Tapi memberikan solusi agar bisa diluruskan dan menjadi produk yang sesuai syariah. Ini kerja luar biasa dan patut diapresiasi,” tegasnya.

Ia mengungkapkan rasa syukurnya bahwa Indonesia memiliki lembaga seperti DSN-MUI yang mampu memfasilitasi pelaku industri untuk tetap berada di koridor syariah.

“Beruntunglah Indonesia punya Dewan Syariah Nasional. Sehingga ekonomi syariah tidak terlalu sulit untuk dilaksanakan. Ada lembaga yang memberikan solusi,” kata Kiai Ma’ruf.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.