Palembang,SuaraMetropolitan – Komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat kembali dibuktikan melalui aksi nyata di wilayah operasionalnya. Kali ini, Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Keramasan melalui Unit Pembangkitan (UP) Merah Mata menyerahkan bantuan berupa mesin pencacah rumput elektrik kepada Kelompok Proklim Cemara yang berlokasi di RT 36 RW 07 Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang. Kegiatan ini juga dalam rangka Semangat Kemerdekaan HUT RI ke-80 tahun.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Jumat (25/7), bertempat di lingkungan kegiatan kelompok. Hadir dalam kesempatan tersebut, Manager UP Merah Mata, David Hariyanto, yang menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Ketua Kelompok Proklim Cemara, Agam Adi Surya. Kegiatan tersebut juga dihadiri Lurah Bukit Sangkal, Jaya Nugraha, serta disaksikan oleh warga setempat.
Dalam sambutannya, David Hariyanto menjelaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, sekaligus sebagai bentuk kontribusi PLN Indonesia Power terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal.

“Kami di PLN Indonesia Power, khususnya UP Merah Mata, meyakini bahwa sinergi antara perusahaan dan masyarakat sangat penting untuk membangun kesadaran serta aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Mesin pencacah rumput ini diharapkan bisa menjadi alat bantu produktif bagi kelompok Proklim Cemara dalam mengolah limbah organik menjadi kompos, serta memperkuat ketahanan lingkungan masyarakat,” ujar David dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Proklim Cemara, Agam Adi Surya, mengungkapkan apresiasi yang mendalam atas bantuan tersebut. Menurutnya, mesin pencacah rumput akan sangat bermanfaat dalam mempercepat proses pengolahan limbah organik yang selama ini masih dilakukan secara manual.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN Indonesia Power UP Merah Mata atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Ini merupakan bentuk dorongan moral dan material yang sangat berarti bagi keberlanjutan kegiatan kami di bidang lingkungan dan pertanian organik,” ujar Agam.
Kelompok Proklim Cemara sendiri merupakan bagian dari Program Kampung Iklim (Proklim) yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Program ini bertujuan mendorong peran serta masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup dan peningkatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim, sekaligus pengurangan emisi gas rumah kaca.
Baca juga: Setengah Abad MUI, Wamenag: Garda Terdepan Jaga Persatuan Bangsa
Dalam kesempatan terpisah, Manager PLN IP UBP Keramasan, Syafi’i, menegaskan bahwa program bantuan ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai keberlanjutan yang dijalankan perusahaan.
“Bantuan kepada Kelompok Proklim Cemara menjadi bagian dari komitmen PLN IP UBP Keramasan dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Kami percaya bahwa ketahanan iklim dan kelestarian lingkungan harus dibangun bersama, dari level komunitas hingga nasional,” terang Syafi’i.
Dengan adanya kolaborasi antara sektor industri dan komunitas, diharapkan inisiatif seperti ini dapat memperluas dampak positif bagi lingkungan sekitar serta menciptakan pola hidup masyarakat yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Sekilas Tentang PLN Indonesia Power
PT PLN Indonesia Power adalah Generation Company terbesar se-Asia Tenggara Sub Holding BUMN kelistrikan yaitu PT PLN (Persero). PLN Indonesia Power selalu berkomitmen untuk menjadi perusahaan energi yang berbasis teknologi, inovasi, dan berorientasi pada masa depan menuju The NEW PLN 4.0 UNLEASHING ENERGY and BEYOND.












