Sekayu,SuaraMetropolitan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar edukasi pencegahan bencana alam bagi Pramuka Siaga SD IT Annuryah Sekayu, Jumat (15/8/2025). Kegiatan ini bertujuan membentuk kesadaran dan kesiapsiagaan anak-anak sejak dini dalam menghadapi potensi bencana.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan jenis-jenis bencana, langkah-langkah penyelamatan diri, penanganan awal kebakaran, hingga simulasi sederhana mitigasi bencana. Melalui metode interaktif, para peserta tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga mempraktikkan cara evakuasi dan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dalam skala sederhana.

Selain edukasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembagian surat keterangan pelantikan sebagai anggota Gerakan Pramuka bagi peserta, serta penyerahan piagam dan hadiah lomba dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-64. Suasana semakin semarak dengan antusiasme para siswa yang menerima penghargaan tersebut.
Baca juga: Feri Kurniawan Soal Pledoi ASN Muba: Bukti Lemah, Tuntutan Minimal Bikin Tanda Tanya
Kepala BPBD Muba, Marko Susanto, S.STP, M.Si., menjelaskan bahwa pembekalan ini penting agar generasi muda memiliki pemahaman dasar mengenai penanggulangan bencana.
“Edukasi seperti ini merupakan investasi jangka panjang. Anak-anak kita harus tahu apa yang harus dilakukan ketika bencana datang, termasuk bagaimana merespons jika terjadi kebakaran, sehingga mereka tidak panik dan dapat melindungi diri maupun orang lain,” ujar Marko kepada SuaraMetropolitan.
Ia menambahkan, BPBD Muba akan terus menggencarkan program serupa di berbagai sekolah dan komunitas di wilayah Musi Banyuasin, agar kesiapsiagaan bencana menjadi budaya yang tertanam di masyarakat.






