Palembang,SuaraMetropolitan – Kota Palembang kembali melangkah menuju predikat Kota Sehat dengan mengikuti proses verifikasi lanjutan dari Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Pusat, Rabu (20/8/2025).
Tahun ini, Palembang berpeluang meraih penghargaan tertinggi Swasti Saba Wistara 2025, setelah pada 2024 lalu berhasil menyabet predikat Swasti Saba Wiwerda.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyatakan optimismenya bahwa Palembang mampu menggapai penghargaan prestisius tersebut. Ia menegaskan, seluruh indikator penilaian telah disiapkan dengan maksimal oleh jajaran Pemkot.
Baca juga: Pidsus Bongkar Kasus di Dinas Perkimtan Palembang, Jejak Eks Kadis Diduga Ikut Terendus
“Di antaranya masalah tidak ada lagi warga yang membuang tinja sembarangan, penurunan angka stunting, serta penanganan persampahan. Semua ini menjadi fokus kami agar Palembang benar-benar layak menyandang gelar Kota Sehat Wistara,” ungkap Ratu Dewa usai mengikuti rapat verifikasi lanjutan secara virtual.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Efrina, menjelaskan bahwa penghargaan Kota Sehat diberikan pemerintah pusat kepada daerah yang berhasil menata wilayah dengan prinsip-prinsip hidup sehat.
Baca juga: APBD Pemkot Palembang Bocor Sejak 2018, Pelanggaran LPJU Tak Pernah Tersentuh Sanksi
“Tahun ini Palembang diverifikasi untuk penghargaan tertinggi, Swasti Saba Wistara. Kota yang bisa masuk tahap ini harus sudah mencapai 100 persen stop buang air besar sembarangan,” jelas dr Fenty.
Ia menambahkan, penilaian Kota Sehat mencakup 9 tatanan dengan berbagai indikator, mulai dari kondisi permukiman, sarana-prasarana, hingga perilaku masyarakat. Prosesnya pun cukup panjang, melalui verifikasi tim pembina provinsi, penilaian pusat, hingga kunjungan lapangan.
“Pemenang biasanya diumumkan oleh Presiden pada November. Kita berharap Palembang bisa membawa pulang predikat tertinggi tahun ini,” tambahnya. (*)






