Berita Daerah

Bupati Bursah Zarnubi Tegaskan Pembangunan Irigasi Kikim Selatan untuk Dongkrak Produktivitas Pertanian

×

Bupati Bursah Zarnubi Tegaskan Pembangunan Irigasi Kikim Selatan untuk Dongkrak Produktivitas Pertanian

Sebarkan artikel ini
Bupati Lahat, Bursah Zarnubi.

Lahat,SuaraMetropolitan Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan irigasi di wilayah Kikim Selatan. Hal itu ia sampaikan dalam Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) Studi Identifikasi dan Desain (SID) Daerah Irigasi Merendang dan Air Pangi yang berlangsung di Desa Pagar Jati, Selasa (19/08/2025).

Menurut Bupati, ketersediaan irigasi yang memadai menjadi kunci untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani. Ia menekankan pentingnya perencanaan matang serta pemanfaatan teknologi modern dalam mendukung produktivitas pertanian masyarakat.

“Saya akan memikirkan peralatan pertanian modern agar sawah bisa menghasilkan panen tiga kali setahun dengan kualitas yang lebih baik. Ini bukan hanya karena saya berasal dari Kikim, tetapi karena pembangunan di wilayah ini memang harus terus dilanjutkan. Untuk itu, kita akan datangkan konsultan agar perencanaan lebih matang,” tegas Bupati.

Baca juga: LKS Lubuklinggau 2024–2027 Resmi Dikukuhkan, Wali Kota Dorong Pembentukan Generasi Pemimpin

Bursah juga menyinggung pembangunan infrastruktur di Kikim Selatan yang telah diwujudkan, termasuk jembatan. Ia menargetkan agar jembatan tersebut ke depan dapat diperlebar demi kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.

“Ke depan, saya berharap jembatan yang sudah ada dapat diperlebar sehingga lebih bermanfaat bagi masyarakat. Tadi juga sudah disampaikan oleh anggota DPRD mengenai struktur alam di Kikim, dan saya menargetkan Desember 2026 pembangunan irigasi ini sudah berjalan dengan kualitas yang baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lahat, Mirza, dalam paparannya menyebutkan ada empat titik jaringan irigasi berskala besar yang diusulkan. Meski sebagian menjadi kewenangan provinsi, Pemkab Lahat tetap mengajukan perencanaan untuk pembangunan tersebut.

Baca juga: Rp1,9 Triliun BKBK Palembang: Anggaran Raksasa, Detailnya Entah Kemana

“Hari ini kita mendengarkan paparan mengenai analisis irigasi Merendang dan Air Pangi. Pelaksanaan kegiatan ini ditargetkan berlangsung selama 150 hari kerja,” jelas Mirza.

Bupati juga menitip pesan kepada masyarakat Desa Pagar Jati agar mendukung penuh proses pembangunan irigasi, termasuk membantu para kontraktor dalam pelaksanaannya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kabupaten Lahat Fitrizal Homizi, S.T., M.Si., Dandim 0405/Lahat, Kapolres Lahat yang diwakili Kapolsek Kikim Tengah, Wakil Ketua I DPRD, para Anggota Dewan, jajaran OPD terkait, konsultan, Camat Kikim Selatan, serta tamu undangan lainnya. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.