Berita Daerah

Bedah Rumah di 11 Ulu: Warga Miskin  Lumpuh Gigit Jari, Yang Nyaman Justru Ketiban Rezeki

×

Bedah Rumah di 11 Ulu: Warga Miskin  Lumpuh Gigit Jari, Yang Nyaman Justru Ketiban Rezeki

Sebarkan artikel ini
warga RT 19 Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan SU 2, kota Palembang, nenek Zaleha Nayu cik Adlan, umur 78 tahun, merangkak keluar, saat di temui wartawan SuaraMetropolitan.

Palembang,SuaraMetropolitan Alih-alih menjadi angin segar bagi warga miskin ekstrem, program bedah rumah di Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, justru menuai sorotan tajam oleh aktivis anti korupsi. Pasalnya, rumah seorang nenek berusia 78 tahun yang lumpuh dan nyaris roboh tidak kunjung disentuh, sementara diduga pemilik kontrakan yang relatif lebih nyaman justru ketiban rezeki bantuan bedah rumah.

Aktivis anti korupsi, Boni Belitong, pada Jum’at (22/8/2025) menegaskan diduga adanya ketimpangan dalam penyaluran manfaat program tersebut.

“Yang saya tahu, penerima manfaat bedah rumah itu masyarakat miskin ekstrem, yang rumahnya sudah sangat tidak layak huni. Nah, di 11 Ulu ini saya lihat warga yang tua, lumpuh, dan rumahnya sudah reot malah belum tersentuh bantuan. Justru yang dapat bantuan bedah rumah diduga pemilik kontrakan. Rumah Kontrakan nya yang dibedah, apakah itu boleh? RT-nya kerja apa, kenapa bisa kecolongan?” sindir Boni.

Baca juga: Sekda Palembang Ingatkan ASN: Jangan Malas, Layani Masyarakat dengan Ikhlas

Boni bahkan menduga ada permainan antara aparat kelurahan dengan RT. “Saya mencurigai ada permainan data disini. Karena pengajuan itu tanggung jawab lurah, sedangkan RT hanya mengajukan,” tegasnya kepada SuaraMetropolitan.

Sementara itu, Ketua RT 19, Anton, mengaku sudah tiga kali mengusulkan rumah warganya, Zaleha Nayu cik Adlan (78), seorang nenek lumpuh dengan kondisi rumah sangat memprihatinkan. Namun hingga kini, usulan itu tak kunjung terealisasi.

“Dulu sempat digembor-gemborkan rumah Bu Zaleha bakal dibedah, tapi sampai sekarang nihil. Malah RT sebelah yang dapat. Saya pun tidak tahu menahu, karena semua keputusan ada di kelurahan. kita RT hanya menunggu,” ujarnya pasrah, Sabtu (23/8/2025).

Ketika coba dikonfirmasi dengan mendatangi kantor lurah pada Senin (25/8/2025) siang, Lurah 11 Ulu, Arianto, diketahui sedang tidak berada di tempat.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.