OKI,SuaraMetropolitan – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Muchendi Mahzareki, menegaskan bahwa program Pelayanan Terpadu di Kecamatan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat. Menurutnya, seluruh warga OKI berhak memperoleh pelayanan publik yang mudah, cepat, dan optimal.
“Pemerintah daerah ingin memberikan kemudahan dan memastikan seluruh warga di Kabupaten OKI dapat terlayani dengan baik dan optimal,” terang Muchendi.
“Pelayanan terpadu ini adalah bentuk komitmen pemerintah mendekatkan layanan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan warga Mesuji Makmur dan sekitarnya mendapatkan hak pelayanan dengan mudah dan cepat,” ujarnya.
Program jemput bola yang dilaksanakan di Kecamatan Mesuji Makmur ini merupakan kali ketiga digelar Pemkab OKI, setelah sebelumnya berlangsung di Lempuing Jaya dan Tulung Selapan. Berbagai layanan publik dihadirkan, mulai dari administrasi kependudukan, kesehatan, keluarga berencana (KB), perizinan, data bantuan sosial, ketenagakerjaan, pajak daerah, hingga layanan lintas sektor lainnya.
layanan terpadu ini. Siti Rohani (48), warga Desa Gading Sari, mengaku sangat terbantu.
“Biasanya kami harus ke Kayuagung untuk urus KTP atau KK, sekarang cukup di kantor camat. Ini sangat membantu, hemat ongkos,” ungkapnya.
Manfaat serupa juga dirasakan Rizky Pratama (40), pelaku usaha di Mesuji Makmur.
“Saya sedang mengurus pajak daerah untuk usaha saya. Biasanya harus ke dinas pajak di kabupaten, sekarang cukup di kecamatan. Lebih cepat, lebih efisien, dan pelayanan juga sangat membantu pelaku usaha seperti saya,” ujarnya.
Pelayanan terpadu Pemkab OKI turut melibatkan berbagai instansi, di antaranya Polri melalui Polsek Mesuji Makmur, BPJS Kesehatan, Kantor Pertanahan, Kantor Pajak Pratama, hingga Bank Sumsel Babel.
“Pelayanan publik yang efektif tidak bisa berdiri sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat antar instansi. Dengan kolaborasi yang baik, kita bisa menghadirkan layanan yang lebih cepat, tepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Inilah semangat yang terus kami dorong dalam program Pelayanan Terpadu ini,” tegas Muchendi.
BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palembang menjadi salah satu instansi yang paling diminati masyarakat. Warga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengurus pendaftaran peserta mandiri (PBPU), peralihan segmen kepesertaan, penambahan anggota keluarga, pemindahan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), hingga perubahan data peserta.
Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten OKI, Yusfikarina, berharap program ini terus berlanjut di kecamatan lain.
“Kegiatan ini juga memperlihatkan upaya nyata pemerintah bersama BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kepesertaan JKN,” ujarnya.






