Kayuagung,SuaraMetropolitan – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program strategis. Tahun 2025 ini, sebanyak 200 anak muda difasilitasi untuk mengikuti program magang ke Jepang, sebagai bentuk dukungan terhadap visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat peningkatan SDM Indonesia yang unggul dan berdaya saing global.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati OKI, Supriyanto, S.H., saat membuka kegiatan Seleksi Program Magang ke Jepang di Ruang Rapat Bende Seguguk II, Senin (13/10/2025).
Dalam sambutannya, Supriyanto menegaskan bahwa persoalan ketenagakerjaan masih menjadi tantangan besar yang harus dihadapi bersama, termasuk di Kabupaten OKI.
“Jumlah pencari kerja terus meningkat setiap tahun, sementara lapangan kerja yang tersedia masih terbatas. Kondisi ini menuntut kita semua—khususnya pemerintah daerah—untuk lebih kreatif dalam menciptakan program yang membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Menurutnya, program pemagangan ke Jepang menjadi langkah nyata Pemkab OKI dalam menjawab tantangan tersebut. Ia menilai, program ini tidak hanya membuka peluang kerja di luar negeri, tetapi juga membentuk karakter dan etos kerja yang kuat.
Baca juga: Panitia Umumkan Hasil UKK Calon Direktur Umum dan Keuangan Tirta Musi Palembang
“Pemagangan ke Jepang bukan hanya tentang bekerja, tetapi tentang belajar disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian,” kata Supriyanto.
Kepada seluruh peserta seleksi, Wakil Bupati berpesan agar mengikuti setiap tahapan dengan kesungguhan dan persiapan yang matang.
“Persiapkan diri sebaik mungkin, baik fisik, mental, maupun pengetahuan. Kesempatan ini tidak datang dua kali. Jadikan proses seleksi ini sebagai pengalaman berharga yang membentuk kalian menjadi pribadi tangguh dan berdaya saing tinggi,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Supriyanto juga mengapresiasi kerja keras panitia dan dukungan berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI, IM Jepang, LPK D’Sakura Cendekia, para instruktur, dan panitia pelaksana. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Baca juga: K-MAKI Sumsel di Kejati: Jangan Jadikan Pengadilan Sebagai Tempat Cuci Dosa Berbayar
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi OKI, Antonio Romadhon, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan peserta menghadapi dunia kerja global.
“Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas peserta sebagai bekal mengikuti seleksi magang ke Jepang, serta mengembangkan keterampilan teknis, etos kerja, dan kedisiplinan,” jelasnya.
Antonio menambahkan, kegiatan seleksi berlangsung selama lima hari, dari 13 hingga 17 Oktober 2025, di beberapa lokasi di Kayuagung. Peserta akan menjalani tes matematika dasar, kesemaptaan, fisik, hingga wawancara dengan sistem gugur.
“Seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan agar menghasilkan peserta terbaik yang siap berangkat dan berprestasi di Jepang,” ungkapnya.
Tahun ini, jumlah peserta mencapai 200 orang, terdiri dari 81 peserta asal OKI dan sisanya berasal dari berbagai daerah di Sumatera Selatan serta Lampung.
“Kami ingin melahirkan generasi muda OKI yang disiplin, kompeten, dan mampu bersaing di tingkat internasional,” pungkas Antonio. (*)






