Palembang,SuaraMetropolitan – Unit Pembangkitan (UBP) Keramasan di bawah Subholding PLN Indonesia Power terus memperkuat kontribusinya dalam menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Melalui pengelolaan pembangkit berbahan bakar gas yang efisien dan penerapan energi terbarukan, PLN Indonesia Power UBP Keramasan berperan penting dalam mewujudkan energi berdaulat dan listrik andal bagi masyarakat.
Manager Unit PLN Indonesia Power UBP Keramasan, Safi’i, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjaga ketahanan energi nasional dengan memastikan pasokan listrik tetap stabil dan efisien.
“UBP Keramasan sebagai unit pembangkit memegang peranan penting dalam mendukung pasokan listrik di wilayah Sumbagsel melalui pengelolaan dan pengoperasian pembangkit yang baik dan andal,” ujarnya di Palembang, Senin (20/10/2025).
Sebagai wujud nyata dukungan terhadap transisi energi hijau, UBP Keramasan telah memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terintegrasi dengan sistem pembangkit konvensional. Energi dari PLTS tersebut digunakan untuk kebutuhan operasional internal pembangkit.
“UBP Keramasan saat ini sudah menggunakan sumber energi terbarukan tenaga surya (PLTS) yang terintegrasi dengan sistem pembangkit sebagai suplai untuk pemakaian sendiri,” jelas Safi’i.
Baca juga: K-MAKI Sindir Pemkot Palembang, Seleksi Direksi Tirta Musi Tanpa LHKPN Dianggap Langkah Mundur
Ia menambahkan, pembangkit di Keramasan menggunakan bahan bakar gas yang lebih bersih dibandingkan batu bara, sehingga lebih ramah lingkungan.
“Pembangkit kami tidak menerapkan cofiring biomassa karena menggunakan bahan bakar gas yang emisinya lebih rendah,” katanya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN Indonesia Power dalam mengembangkan dan mengelola berbagai pembangkit energi hijau di Indonesia.
“Kami terus mendorong pengembangan PLTA, PLTP, dan PLTS serta penerapan cofiring biomassa di sejumlah PLTU yang kami kelola. Semua ini demi mendukung arah transisi energi bersih di Indonesia,” ungkapnya.
Baca juga: Pameran Prangko “Para Pendiri Bangsa” Resmi Dibuka, Palembang Jadi Kota Pembuka
Namun, Safi’i tidak menutup mata terhadap tantangan yang dihadapi dalam pengembangan energi terbarukan.
“Sumber energi pada PLTS sangat bergantung pada cuaca, dan pembangunan infrastrukturnya memerlukan biaya besar. Karena itu, sinergi dari hulu hingga hilir sangat penting untuk mewujudkan energi berkeadilan,” tegasnya.
Upaya PLN Indonesia Power UBP Keramasan ini telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Siti Rahma (38), pemilik usaha laundry di Palembang, mengaku pasokan listrik kini lebih andal dan membantu kelancaran usahanya.
“Sekarang listrik jarang padam, jadi mesin cuci dan setrika bisa jalan terus. Usaha saya jadi lebih lancar,” katanya tersenyum.
Sementara itu, Andi Pratama (29), warga Talang Kelapa, menilai pelayanan PLN semakin cepat dan kualitas pasokan listrik semakin baik.
“Kalau dulu mati lampu bisa lama, sekarang cepat hidup lagi. Mungkin karena pembangkit di sini makin bagus dan modern,” ujarnya.
Melalui sinergi antara teknologi pembangkitan modern dan semangat pelayanan kepada pelanggan, PLN Indonesia Power UBP Keramasan membuktikan peran strategisnya dalam menghadirkan energi berdaulat yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.






