Palembang,SuaraMetropolitan – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. Herman Deru, SH, MM secara resmi melantik Hj. Patimah Toha sebagai Bunda Literasi Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) periode 2025–2030, Jumat (7/11/2025).
Pelantikan ini berlangsung bersamaan dengan pembukaan Festival Literasi Sumsel Tahun 2025 di Gedung Asrama Haji Palembang, sekaligus mengukuhkan Bunda dan Bapak Literasi dari 16 kabupaten/kota di Sumsel.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa pengukuhan para Bunda dan Bapak Literasi menjadi langkah nyata untuk mengajak masyarakat membangun budaya membaca yang berkelanjutan.
“Dalam literasi yang akan dilakukan ke masyarakat harus sesuai kebutuhan daerah dan kondisi di lapangan. Apalagi diperluas lagi dengan mendigitalkan literasi sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto,” ujar Herman Deru.
Baca juga: Ganti Rugi Jembatan P6 Akhir Desember Tak Tuntas, Sungai Lalan Bakal Ditutup Awal Tahun Depan
Menurutnya, literasi berperan penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat.
“Literasi apapun bentuknya untuk mensejahterakan, sejahtera lahir dan batin. Kecerdasan yang didapat akan menghasilkan kesejahteraan,” tambahnya.
Ia menegaskan, ke depan Pemprov Sumsel akan terus memperkuat pengembangan budaya baca dan pembinaan perpustakaan sebagai fondasi membangun masyarakat cerdas.
Sementara itu, Bupati Muba HM Toha Tohet menilai, kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada kemampuan masyarakatnya dalam memahami informasi dan mengembangkan wawasan.
Baca juga: Komisi IX Dorong BPJS Kesehatan Tanggung Layanan Kesehatan Jiwa
“Kita semua harus punya semangat yang sama untuk meningkatkan literasi di Kabupaten Muba yang kita cintai ini,” ujarnya.
Usai dilantik, Bunda Literasi Muba Hj. Patimah Toha menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Gubernur Sumsel atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyebut, peran Bunda Literasi bukan sekadar simbolik, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam membangun budaya baca di masyarakat.
“Salah satunya melalui penguatan kolaborasi dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Muba serta optimalisasi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di setiap wilayah,” ungkapnya.
Patimah menegaskan, TBM harus hadir sebagai pusat literasi yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kita akan maksimalkan kolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip, bagaimana TBM harus dimaksimalkan sebagai tambang bacaan masyarakat,” tandasnya.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muba dr. Azmi Dariusmansyah, MARS, Plt Kepala Dinas Kominfo Muba Daud Amri, SH (diwakili Kabid Persandian Jerry Reynaldi, ST), serta Kabag Prokopim Agung Perdana, SSTP, MSi.






