Palembang,SuaraMetropolitan – Pemerintah Kota Palembang menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Selatan terkait upaya pengendalian stunting. Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, saat menerima kunjungan jajaran BKKBN Sumsel, Kamis (20/11/2025).
“Kita Pemerintah kota Palembang pastinya sangat mendukung penuh setiap program-program BKKBN Sumsel, khususnya yang beriringan langsung dengan program bapak Walikota dan bapak Wakil Walikota Palembang,” ujar Aprizal.
Audiensi tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Palembang, Zanariah S.Ip., M.Si., serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr. Hj. Fenty Aprina, M.Kes., Sp. KKLP. Pertemuan berjalan intens dengan pembahasan mengenai langkah-langkah strategis penurunan stunting di Kota Palembang.
Baca juga: Pengawasan Semakin Tajam, Imigrasi Palembang Sabet LHI Terbaik di Hari Bakti Kemenimipas
Dalam kesempatan itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel, dr. Arios Saplis, menyampaikan ketertarikannya untuk mengembangkan dan mereplikasi berbagai praktik baik yang telah dilakukan Palembang.
“Aplikasi ‘Sicantik Keting Musi’ ingin saya kolaborasikan sebagai contoh. Apakah ini bisa dicontoh Kabupaten Kota lainnya, bahkan bisa juga kita up lagi secara Nasional,” kata dr. Arios.
Ia juga menuturkan perlunya mempelajari lebih dalam dokumen dan bahan pendukung yang dimiliki Pemkot Palembang.
“Karena kota Palembang merupakan salah satu Prevalensi Stunting terendah di Sumsel yakni 10,6 persen. Artinya kan ada program atau giat yang jelas dan nyata, dan inilah yang kami perlu untuk dicontohkan,” ujarnya.
Dr. Arios menambahkan bahwa keberhasilan Palembang dapat memberi dampak positif bagi daerah lain jika modelnya dapat direplikasi secara menyeluruh.
“Akan segera kita pelajari, yang pasti saya tertarik dengan Aplikasi Sicantik ini,” ucapnya. (*)






