Berita Daerah

Propam Sisir Kedisiplinan Polisi Sumsel, Rambut Gondrong hingga SIM Mati Terjaring

×

Propam Sisir Kedisiplinan Polisi Sumsel, Rambut Gondrong hingga SIM Mati Terjaring

Sebarkan artikel ini
Anggota Bid Propam Polda Sumsel saat melakukan pemeriksaan kendaraan personel yang melintasi pintu gerbang Polda Sumsel.

Palembang,SuaraMetropolitan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumatera Selatan kembali melakukan penyisiran kedisiplinan internal melalui Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin). Kegiatan ini digelar di pintu gerbang Markas Komando Polda Sumsel, Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, pada Kamis (27/11/2025) pagi.

Operasi dipimpin Kasubbid Provos AKBP Tito Dani ST SH MH, mewakili Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Raden Aziz Safiri SIK CPHR. Hadir pula Kompol Luqmanul Hakim SH MSi dan tim Biddokkes Polda Sumsel yang turut melakukan pemeriksaan kepada seluruh personel yang melintas.

Ops Gaktibplin ini mencakup pemeriksaan menyeluruh mulai dari kelengkapan dan kondisi kendaraan dinas roda dua serta roda empat, termasuk pelat nomor, kaca spion, strobo, rotator, sirene, hingga knalpot standar. Selain itu, Propam juga memeriksa senjata api dinas, data diri anggota, sikap tampang, kerapian seragam (Gampol), serta penampilan pribadi personel.

Baca juga: Kalapas Enemawira Paksa Warga Binaan Muslim Makan Daging Anjing Tidak Bisa Ditoleransi

Sebelum operasi dimulai, Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Raden Aziz Safiri menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah preventif menjaga marwah institusi. Ia menegaskan seluruh personel harus menjadi teladan dalam kedisiplinan dan etika.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, hindari sikap arogan, dan utamakan etika serta sopan santun dalam memeriksa rekan sejawat. Disiplin bukan hanya kewajiban, tetapi cerminan jati diri seorang Bhayangkara sejati,” pesan Kombes Pol Raden Aziz Safiri, Alumni Akpol 1997.

Dari hasil pelaksanaan operasi, AKBP Tito Dani menyebutkan bahwa pemeriksaan secara umum menunjukkan nihil pelanggaran berat, baik terkait sikap tampang, data diri, Gampol, surat kendaraan, maupun kelengkapan pribadi lainnya. Meski demikian, sejumlah pelanggaran ringan ditemukan di beberapa satker, di antaranya rambut gondrong atau panjang yang tidak sesuai SOP, serta SIM yang habis masa berlaku, dan pelanggaran minor lainnya.

Baca juga: Perkuat Layanan Humanis, Pemkot Palembang Gelar Diklat Sosial Kultural

“Alhamdulillah, tidak ditemukan pelanggaran berat dalam kegiatan ini. Ini membuktikan bahwa personel Polda Sumsel memiliki tingkat disiplin yang tinggi. Semoga ini menjadi motivasi bagi satuan kerja lainnya di lingkungan Polda Sumsel,” ujar AKBP Tito Dani.

Ia memastikan operasi seperti ini akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam menjaga kualitas aparatur.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh personel, tanpa terkecuali, menjadi panutan dalam kepatuhan hukum dan kedisiplinan, sesuai dengan Polri Presisi dan ‘Polri untuk Masyarakat’. Disiplin internal adalah pondasi untuk pelayanan eksternal yang maksimal,” tutupnya.

Dengan temuan pelanggaran ringan dan nihil pelanggaran berat, Bid Propam berharap semangat kedisiplinan dan profesionalisme semakin tertanam kuat dalam setiap anggota Polri di Sumatera Selatan, demi memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.