Sekayu,SuaraMetropolitan – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyambut pembangunan jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga Tahun Anggaran 2025–2026 sebagai langkah strategis memperluas akses energi bersih bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Pj Sekda Muba, Syafaruddin, saat membuka Sosialisasi dan Penyerahan Lapangan Pekerjaan Pembangunan Jargas yang digelar di Ruang Rapat Serasan Sekate, Selasa (2/12/2025).
Syafaruddin menegaskan bahwa program jargas sebelumnya telah memberikan manfaat nyata bagi rumah tangga, terutama dalam menekan biaya kebutuhan dapur. Karena itu, Pemkab Muba mendukung penuh perluasan jaringan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
“Program ini sebelumnya sudah terlaksana di beberapa kecamatan, termasuk Kecamatan Sekayu. Kami berharap perluasan cakupan terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat luas,” ujar Syafaruddin.
Baca juga: K MAKI Ungkap Kejanggalan Sertifikat Nomor 4737 yang Rugikan Negara Rp 39,8 Miliar
Ia juga meminta Camat Babat Supat dan para kepala desa untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan lancar serta memperkuat koordinasi di lapangan.
“Koordinasi yang baik akan mempercepat proses dan memastikan tidak ada kendala di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Ditjen Migas Kementerian ESDM, Agus Arianto, memaparkan bahwa pembangunan jargas nasional periode 2025–2026 mencakup 115.264 sambungan rumah (SR) yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Indonesia. Dari total tersebut, Kabupaten Musi Banyuasin menjadi salah satu daerah penerima dengan jatah 5.143 SR yang dialokasikan khusus untuk Kecamatan Babat Supat.
Baca juga: Groundbreaking Jalan Muara Padang–Muara Sugihan, Banyuasin Percepat Konektivitas Pesisir
Adapun desa penerima manfaat jargas meliputi: Desa Suka Maju (780 SR), Desa Letang (612 SR), Desa Supat (18 SR), Desa Babat Banyuasin (951 SR), Desa Tanjung Kerang (816 SR), Desa Langkap (326 SR), Desa Gajah Mati (767 SR), Desa Seratus Lapan (387 SR), Desa Babat Ramba Jaya (304 SR), dan Desa Gajah Muda (182 SR).
Agus memastikan bahwa pembangunan jargas di Muba segera dimulai. “Groundbreaking pembangunan jargas di Muba akan dilaksanakan paling lambat sebelum 10 Desember 2025. Seluruh instalasi hingga kompor nantinya tersedia tanpa biaya bagi masyarakat. Kami berharap dukungan penuh Pemkab Muba agar program prioritas nasional ini dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri Kabag SDA Setda Muba Yulius Adi, Camat Babat Supat Debby Heryanto, sejumlah perangkat daerah, serta para kepala desa dari Kecamatan Babat Supat. (*)






