Berita Daerah

Stok Darah Palembang Masih Defisit, Kekurangan 2.000 Kantong Darah Setiap Bulan

×

Stok Darah Palembang Masih Defisit, Kekurangan 2.000 Kantong Darah Setiap Bulan

Sebarkan artikel ini
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang, Dewi Sastrani.

Palembang,SuaraMetropolitan Ketersediaan darah di Kota Palembang hingga kini masih belum ideal. Setiap bulannya, kebutuhan darah masyarakat belum sepenuhnya terpenuhi, sehingga menimbulkan defisit yang cukup signifikan.

Kondisi tersebut disampaikan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang, Dewi Sastrani SAg, saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait pelaksanaan donor darah rutin dan berkelanjutan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang, Senin (22/12/2025).

Dalam sambutannya, Dewi mengungkapkan bahwa kebutuhan darah di Palembang tergolong tinggi, sementara kemampuan pemenuhan masih terbatas.

Baca juga: Pengakuan Negara untuk Pekerja Lapangan, Ratu Dewa Resmikan 2.037 PPPK Paruh Waktu Palembang

“Kebutuhan darah di Kota Palembang saat ini mencapai 7.000 kantong per bulan, sementara PMI baru mampu memenuhi sekitar 5.000 kantong. Artinya, kita masih mengalami kekurangan sekitar 2.000 kantong darah setiap bulannya,” jelas Dewi.

Kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan tersebut mendorong PMI Kota Palembang untuk terus mengambil langkah proaktif dengan menggandeng berbagai instansi dan lembaga guna memastikan pasokan darah tetap aman, cukup, dan tersedia tepat waktu bagi pasien di rumah sakit.

Kerja sama yang dijalin ini dinilai sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat gerakan donor darah di lingkungan Pemerintah Kota Palembang. Dewi menegaskan bahwa penandatanganan MoU bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen nyata dalam misi kemanusiaan.

“MoU ini adalah bentuk komitmen bersama untuk menumbuhkan budaya peduli sesama. Kami mengapresiasi DLH Kota Palembang yang telah berinisiatif menjadikan donor darah sebagai agenda rutin,” tambahnya.

Baca juga: ZIS Baznas Palembang 2025 Tembus Rp11 Miliar, Target 2026 Naik Jadi Rp14 Miliar

Melalui agenda donor darah yang terjadwal dan berkelanjutan, PMI berharap ketersediaan stok darah di Kota Palembang dapat terus ditingkatkan demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Satu tetes darah yang diberikan hari ini adalah harapan besar bagi pasien yang membutuhkan di berbagai rumah sakit di Palembang,” paparnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Palembang, Akhmad Mustain, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk kepedulian DLH terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

“Mudah-mudahan bisa membantu mengatasi kebutuhan darah di Kota Palembang,” tukasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.