Palembang, SuaraMetropolitan,– PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Keramasan menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang sehat, aman, serta berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.
Kegiatan donor darah ini dilaksanakan di lobby Kantor PLN Indonesia Power UBP Keramasan, dengan menggandeng Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang sebagai mitra medis. Kegiatan tersebut diikuti oleh pegawai UBP Keramasan, Tenaga Alih Daya (TAD), serta mitra kerja yang antusias berpartisipasi mendonorkan darahnya Rabu (21/01/2026)
Manager PLN Indonesia Power UBP Keramasan, Syafi’i, turut berpartisipasi langsung sebagai pendonor darah. Keikutsertaan pimpinan ini menjadi bentuk keteladanan sekaligus dukungan nyata terhadap semangat kepedulian sosial yang diusung dalam peringatan Bulan K3 Nasional.
Syafi’i menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pendonor atas partisipasi dan kepedulian yang diberikan. Ia juga menyampaikan terima kasih khusus kepada Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang atas kolaborasi dan dukungan profesional sehingga kegiatan donor darah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
“Donor darah merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN Indonesia Power terhadap kesehatan dan keselamatan sesama. Kegiatan ini sejalan dengan semangat Bulan K3 Nasional, bahwa keselamatan dan kesehatan tidak hanya diterapkan di lingkungan kerja, tetapi juga berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Syafi’i.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini PLN Indonesia Power UBP Keramasan berupaya mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan budaya K3 yang holistik, berkelanjutan, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan.
Kegiatan donor darah ini menjadi salah satu rangkaian Bulan K3 Nasional 2026 di UBP Keramasan, yang diharapkan mampu memperkuat sinergi antara perusahaan, tenaga kerja, mitra, dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan berdaya guna bagi masyarakat.(*)











