Berita Daerah

Imbas Parkir RSMH Meluber, Dishub Palembang Pasang Batu Pembatas di Jalan Madang

×

Imbas Parkir RSMH Meluber, Dishub Palembang Pasang Batu Pembatas di Jalan Madang

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto, saat di wawancarai di sela-sela pemasangan batu pembatas di jalan Madang samping RSMH Palembang, Minggu (1/2/2026) malam.

Palembang,SuaraMetropolitan Kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Madang, samping Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, disebabkan oleh parkir kendaraan yang meluber hingga ke badan jalan. Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang melakukan penataan lalu lintas dengan memasang batu pembatas di sepanjang ruas jalan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto, mengatakan pemasangan batu pembatas merupakan hasil kesepakatan rapat Forum Lalu Lintas yang digelar pada Jumat lalu sebagai langkah penanganan jangka pendek.

“Dalam rapat forum lalu lintas, untuk jangka pendek kita putuskan dilakukan pemasangan batu. Tujuannya agar di sisi jalan ini tidak lagi digunakan untuk parkir dan bisa difungsikan sebagai fasilitas pejalan kaki,” ujar Agus saat di wawancarai di sela-sela pemasangan batu pembatas di jalan Madang, Minggu (1/2/2026).

Ia menjelaskan, pemasangan batu pembatas menjadi salah satu cara efektif untuk menata parkir liar yang selama ini memicu kemacetan di kawasan tersebut, terutama pada jam-jam sibuk.

Baca juga: Ratu Dewa: Tak Ada Toleransi ASN Malas, Kinerja Jadi Tolok Ukur Pemkot Palembang

“Parkir di Jalan Madang ini sebagian besar merupakan tumpahan dari parkir RSMH di dalam. Ketika kapasitas parkir di rumah sakit penuh, kendaraan akhirnya parkir di badan jalan dan itu sangat mengganggu arus lalu lintas,” jelasnya.

Agus juga mengungkapkan, dalam rapat tersebut pihak RSMH menyampaikan rencana pembangunan gedung parkir sebagai solusi jangka panjang. Namun, proses tersebut masih membutuhkan waktu.

“Dari hasil rapat, pihak RSMH memiliki wacana pembangunan gedung parkir. Tahun 2026 ini sudah masuk tahap perencanaan dan direncanakan mulai dibangun pada 2027. Detail teknisnya nanti disampaikan langsung oleh pihak RSMH,” ungkapnya.

Menurut Agus, saat ini area parkir di belakang RSMH yang cukup luas hanya diperuntukkan bagi pegawai, sementara kebutuhan parkir untuk pasien dan pengunjung masih sangat terbatas.

Baca juga: Kemiskinan Jadi Salah Satu Isu Strategis dalam RKPD Pemprov Sumsel 2027

Selain pemasangan batu pembatas, Dishub Palembang juga memastikan pengawasan tetap dilakukan secara berkelanjutan. Agus menegaskan, penataan ini bukan berarti pengawasan dilepas begitu saja.

“Insyaallah petugas kami tetap melakukan patroli dan pengawasan seperti sebelumnya. Bagi yang masih bandel parkir sembarangan, akan kita tindak dengan penggembosan ban hingga penguncian roda agar ada efek jera,” tegasnya.

Ia berharap, dengan penataan tersebut, lalu lintas di Jalan Madang bisa kembali lancar dan tertib serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

“Kami ingin kawasan ini lebih tertib, arus lalu lintas lancar, tidak macet lagi, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Di sini juga ada perkantoran, Dinas Kesehatan, Fakultas Kedokteran, hingga Sekolah Al-Azhar yang selama ini juga mengeluhkan kondisi jalan akibat parkir liar,” ujarnya.

Baca juga Kini Bisa Dipantau Publik, Pemkab OKU Aktifkan 19 CCTV di Baturaja

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Kabid Dal Ops) Dishub Kota Palembang, AK Julyanzah, menambahkan bahwa pemasangan batu pembatas merupakan bagian dari penataan fungsi jalan agar kembali sesuai peruntukannya.

“Fungsi jalan harus dikembalikan sebagaimana mestinya, bukan untuk parkir. Dengan adanya batu pembatas ini, kami ingin memastikan ruang pejalan kaki tersedia dan arus kendaraan tetap lancar,” kata Julyanzah.

Ia menegaskan, pengawasan di lapangan akan terus dilakukan secara rutin guna mencegah parkir liar kembali terjadi.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan penindakan. Penataan ini bersifat berkelanjutan, sehingga tidak hanya tertib sementara, tetapi benar-benar menciptakan keteraturan lalu lintas di kawasan Jalan Madang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.