Batam,SuaraMetropolitan – Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menyoroti persoalan ketahanan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah. Ia mengaku prihatin atas kondisi kelangkaan BBM yang masih terjadi di beberapa daerah.
Hal itu disampaikannya saat melakukan Kunjungan Kerja Panja (Panitia Kerja) Komisi XII DPR RI bersama PT Pertamina Patra Niaga di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (5/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga memaparkan data terkait ketahanan stok BBM regional. Dari data yang disajikan, terlihat bahwa ketersediaan BBM pada MOR 2, khususnya Kota Palembang, berada pada posisi paling rendah dibandingkan wilayah lainnya seperti Jakarta, Medan, Balikpapan, Makassar, Surabaya, Semarang, hingga Jayapura.
“Saya mengkritisi terkait dengan ketahanan stok, dimana kita melihat pada MOR 2 itu paling rendah se Indonesia, jadi kita bandingkan data di bulan Desember itu sangat mengkhawatirkan dan dengan data hari ini agak mendingan tapi tetap stok BBM pada MOR 2 paling rendah se-Indonesia dibandingkan 8 MOR lainnya,” ujarnya saat kunjungan, Kamis (5/2/2026).
Baca juga: Guru Honorer Jangan Tersingkir oleh Rekrutmen Cepat Pegawai MBG Jadi PPPK
Legislator dari Fraksi Partai Golkar itu pun meminta Pertamina segera memberi perhatian serius terhadap persoalan ketahanan stok BBM tersebut. Ia menilai kondisi ini harus menjadi prioritas untuk segera diperbaiki.
“Untuk itu kami meminta kepada Pertamina agar memperhatikan terkait dengan persoalan ketahanan BBM ini,” sambungnya.
Lebih lanjut, Bambang menegaskan bahwa ketersediaan pasokan BBM di tengah masyarakat sangat penting, terlebih dalam waktu dekat Indonesia akan menghadapi tiga hari besar keagamaan dan perayaan nasional, yakni Tahun Baru Imlek, Bulan Ramadan, serta Hari Raya Idul Fitri.
Baca juga: Cuaca Ekstrem Mengancam, DPR Nilai Pemda Belum Sigap Ambil Langkah
“Karena di depan mata ada beberapa hari besar yang akan masyarakat jalani, yang pertama itu adalah Imlek, dua tiga hari kemudian bulan puasa lalu setelah itu idul fitri,” tambahnya.
Menurutnya, momen tersebut berpotensi meningkatkan kebutuhan energi masyarakat. Oleh sebab itu, wilayah MOR 2 perlu mendapatkan perhatian khusus agar pelayanan Pertamina dapat berjalan optimal.
“Kami berharap pelayanan Pertamina kepada masyarakat itu dapat ditingkatkan, kita tidak ingin terjadi kelangkaan-kelangkaan yang menyebabkan antrian-antrian baik BBM ataupun LPG 3 Kg,” katanya.
Ia berharap permasalahan ketahanan stok BBM yang melemah ini dapat segera dituntaskan oleh Pertamina. Bambang juga menegaskan Komisi XII DPR RI akan terus melakukan pengawasan, termasuk dengan rencana kunjungan kerja lanjutan bersama Pertamina yang dijadwalkan pada 12 Februari 2026. (*)












