Kayuagung,SuaraMetropolitan – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bergerak cepat mengantisipasi potensi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan. Upaya tersebut dilakukan melalui Inspeksi Mendadak (Sidak) Pasar yang dirangkaikan dengan Operasi Pasar Murah di Halaman Parkir Pasar Bertingkat Kayuagung, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati OKI Supriyanto. Ia turun meninjau satu per satu lapak pedagang untuk memantau harga sekaligus memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia dan distribusinya berjalan lancar.
Dalam kesempatan itu, Supriyanto juga berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli guna mengetahui kondisi pasar secara nyata.
“Kami ingin memastikan secara langsung kondisi harga dan stok kebutuhan pokok menjelang Ramadhan. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Supriyanto.
Baca juga: Didampingi Wagub Cik Ujang, Mendag Lepas Ekspor Perdana Pakan Hewan ke Filipina
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas, khususnya cabai dan bawang. Para pedagang menyebutkan, kenaikan harga dipengaruhi faktor distribusi serta pasokan yang belum stabil. Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar kenaikan harga tidak semakin membebani daya beli.
Menanggapi kondisi tersebut, Supriyanto menegaskan bahwa temuan lapangan akan menjadi bahan evaluasi Pemkab OKI dalam menentukan langkah antisipasi ke depan. Ia memastikan pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi bersama distributor serta instansi terkait agar pasokan kebutuhan pokok tetap aman.
“Menjelang Ramadhan, permintaan biasanya meningkat. Karena itu kami melakukan langkah antisipasi lebih awal. Jika diperlukan, operasi pasar akan diperluas dan pengawasan distribusi diperketat agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan,” tegasnya.
Baca juga: Disdik Palembang Pastikan Program MBG Diawasi Ketat, 82 Persen Sekolah Sudah Terima
Sebagai bentuk intervensi langsung, Pemkab OKI juga menggelar Operasi Pasar Murah dengan menyediakan sejumlah komoditas bersubsidi. Adapun barang yang disediakan meliputi paket minyak goreng dan beras, daging ayam ras, telur, cabai merah, serta bawang merah.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Langkah sidak dan operasi pasar murah ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diiringi peningkatan konsumsi masyarakat. Pemkab OKI menegaskan akan terus memantau perkembangan harga di pasaran dan siap melakukan langkah cepat apabila terjadi gejolak.
Dengan upaya preventif ini, Pemkab OKI berharap stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa terbebani kenaikan harga. (*)







