Palembang,SuaraMetropolitan – Tren balap lari yang belakangan marak di kalangan anak muda menjadi perhatian serius berbagai pihak. Aktivitas adu cepat yang kerap digelar di ruas jalan pada malam hingga dini hari di kota Palembang itu dinilai sebagai bentuk ekspresi semangat kompetisi generasi muda yang perlu diarahkan secara positif.
Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Palembang, Zulfikar Muharrami, menilai fenomena tersebut menunjukkan tingginya minat pemuda terhadap olahraga, khususnya lari. Namun ia menegaskan, kegiatan itu tidak boleh berlangsung tanpa pengawasan karena berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Fenomena ini memperlihatkan bahwa anak-anak muda kita memiliki energi besar dan semangat kompetisi yang tinggi. Ini modal positif. Tetapi harus ada wadah resmi agar tidak menimbulkan risiko keselamatan maupun keresahan masyarakat,” ujarnya kepada SuaraMetropolitan Selasa,(3/3/2026).
Baca juga: Ratu Dewa Kumpulkan 186 Pengampuh SPPG, Perketat Pelaksanaan MBG di Palembang
Menurut Zulfikar, pelaksanaan balap lari di jalan umum tetap memiliki potensi bahaya, baik bagi peserta maupun pengguna jalan lainnya. Selain itu, kerumunan penonton dan kemungkinan adanya taruhan dapat memicu persoalan sosial yang lebih luas.
Sebagai solusi, KORMI Kota Palembang menawarkan pendekatan pembinaan dengan mengarahkan komunitas balap lari ke ajang yang lebih terstruktur. Salah satunya melalui penyelenggaraan lomba sprint atau event lari resmi yang difasilitasi secara aman dan sesuai aturan.
Baca juga: Pasokan Beras Capai 27 Ribu Ton, Pemkot Palembang Jamin Kebutuhan Ramadhan Aman
“Kami siap merangkul dan membina. Jika dikemas dalam bentuk kompetisi yang legal dan terorganisir, ini bisa menjadi sarana positif untuk menumbuhkan sportivitas sekaligus mencari bibit atlet potensial,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan ruang kompetisi yang sehat bagi generasi muda.
“Jangan sampai semangat olahraga ini salah arah. Mari kita dorong agar tren ini berkembang menjadi budaya olahraga yang tertib, aman, menjauhkan remaja dari pergaulan bebas, tawuran, narkoba dan menjadikan mereka lebih berprestasi di Palembang,” tutupnya.







