Palembang,SuaraMetropolitan – Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang resmi ditetapkan sebagai bandara embarkasi dan debarkasi haji untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Penetapan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2025 tentang Rencana Perjalanan Haji. Selain melayani penerbangan langsung, bandara ini juga berperan sebagai embarkasi haji antara.
General Manager Bandara SMB II, Ahmad Syaugi Shahab, mengungkapkan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi internal maupun eksternal. Pihak bandara juga terus bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti LANUD SMH, Kementerian Haji dan Umrah, maskapai penerbangan, CIQ, serta BMKG.
Baca juga: Sempat Viral Diminta Pulang Kondisi Belum Sadar, Kondisi Pasien di RSMH Kini Membaik
“Mulai 22 April 2026, Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II akan melayani embarkasi dengan melayani 6.972 calon jemaah dari 16 kloter sesuai rencana jadwal pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji dari Kementerian yang telah kami terima,” ujar Ahmad Syaugi.
Ia menegaskan bahwa aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan embarkasi haji tahun ini. Bandara disebut telah berada dalam kondisi siap penuh untuk mendukung kelancaran proses pemberangkatan jemaah.
Baca juga: Permukiman Timbun Rawa Penyebab Banjir jadi Sorotan, Ratu Dewa Ajak Semua Pihak Bergerak
“Fokus kami adalah memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan berjalan optimal. Bandara sudah melakukan kesiapan penuh menjelang pemberangkatan calon Jemaah. Total 519 personil disiapkan untuk mendukung pelayanan penerbangan. Jam operasional bandara pun akan disesuaikan demi memaksimalkan pelayanan dengan tetap memperhatikan terpenuhinya ketentuan keselamatan dan keamanan penerbangan,” tambahnya.
Dari sisi fasilitas, Bandara SMB II juga dinyatakan mampu melayani pesawat berbadan lebar milik Saudia Airlines, yakni tipe Boeing 777-300 ER dengan kapasitas lebih dari 400 penumpang.
“Upaya kesiapan teknis dan operasi ini sudah di koordinasikan dan komunikasikan dengan berbagai pihak secara berkelanjutan. Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II optimis dapat menjaga kelancaran pemberangkatan haji 2026 ini,” tutupnya.






