Palembang,SuaraMetropolitan – Wali Kota Palembang Ratu Dewa memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan Sensus Sosial Ekonomi dan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang digelar di Ruang Video Conference Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Rabu (21/1/2026).
Rakor ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam membangun daerah berbasis data yang akurat dan mutakhir sebagai landasan perencanaan serta penetapan kebijakan pembangunan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan, Kepala BPS Kota Palembang, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.
Dalam arahannya, Wali Kota Ratu Dewa menyampaikan bahwa kerja sama antara Pemkot Palembang dan BPS selama ini telah berjalan dengan baik. Meski demikian, ia menilai masih diperlukan arahan dan pembekalan lanjutan dari BPS Provinsi agar pelaksanaan sensus di lapangan dapat berjalan secara optimal.
Baca juga: Perkuat Mental dan Disiplin Prajurit, Korem 044/Gapo Gelar UKT Pencak Silat Militer
“Beberapa waktu lalu kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah kementerian, dan seluruhnya mengarah pada pentingnya data statistik sebagai dasar kebijakan,” ujarnya.
Ratu Dewa juga mengungkapkan rencana pelaksanaan forum group discussion (FGD) bersama para camat dan lurah se-Kota Palembang. Setelah kegiatan tersebut, camat dan lurah diharapkan dapat segera bergerak melakukan pendataan di wilayah masing-masing secara detail dan menyeluruh.
Menurutnya, data hasil sensus dan DTSEN akan menjadi referensi utama bagi OPD dalam menyusun dan menjalankan program kerja, mulai dari Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkimtan), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang), Dinas Perdagangan, hingga OPD lainnya.
Baca juga: Herman Deru–PDIP Sumsel Perkuat Sinergi Politik untuk Percepatan Pembangunan
Dengan data yang valid dan terintegrasi, seluruh program pemerintah diharapkan dapat dilaksanakan secara tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan Moh Wahyu Yulianto menegaskan pentingnya sinergi antara BPS dan pemerintah daerah dalam menghasilkan data sosial ekonomi yang akurat dan terkini.
Data tersebut, kata dia, sangat dibutuhkan untuk menggambarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat Palembang saat ini.
“Kita terus bersinergi agar data yang dihasilkan bisa dimanfaatkan secara maksimal. Program-program Pak Wali Kota dapat tercermin melalui penerapan indikator-indikator yang tepat. Kami juga sangat mengapresiasi berbagai penghargaan nasional yang diraih,” ujar Wahyu. (*)






