Palembang,SuaraMetropolitan – Kasrem 044/Gapo Andi Gus Wulandri mengingatkan mahasiswa baru Institut Ilmu Pemerintahan dan Manajemen (IGM) agar bijak menggunakan media sosial sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bela negara di era digital.
Pesan tersebut disampaikan Andi saat memberikan pembekalan dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) IGM, Senin (14/9/2026). Materi yang disampaikan berkaitan dengan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara serta Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Dalam pembekalan tersebut, Andi menekankan pentingnya membangun wawasan kebangsaan dan karakter generasi muda sejak berada di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan serta turut berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Ia menjelaskan, kehidupan berbangsa dan bernegara harus dilandasi pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika.
Baca juga: Terkendala SIPD, Pembayaran Linmas Kota Palembang Tetap Dicairkan Meski Jadi Temuan BPK
Bagi mahasiswa, penerapan bela negara tidak harus dilakukan melalui hal-hal besar. Sikap tersebut dapat diwujudkan dengan belajar sungguh-sungguh, meningkatkan prestasi, menaati peraturan, menjaga toleransi, serta menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi secara bijak.
Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial, mahasiswa juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh informasi negatif, berita bohong maupun paham yang dapat mengancam persatuan bangsa.
Mahasiswa, kata Andi, harus mampu menjadi generasi yang kritis, cerdas dan bertanggung jawab dalam menerima maupun menyebarkan informasi di ruang digital.
“Bela negara dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti disiplin, bertanggung jawab, menghargai perbedaan, menjaga lingkungan dan memberikan kontribusi terbaik sesuai bidang yang kita tekuni,” tambahnya.






