Connect with us

Peristiwa

Berikut Identitas Korban Kecelakaan Beruntun di Situbondo

Published

on

Spread the love

SUARAMETROPOLITAN.COM, SITUBONDO – Kecelakaan beruntun di ruas Jalan Raya Baluran KM 253 yang menghubungkan Surabaya-Banyuwangi memakan setidaknya satu korban jiwa dan beberapa orang lainnya terluka.

Dari para korban tersebut, kebanyakan berasal dari penumpang bus Berkah Jaya yang mengangkut rombongan pariwisata murid TK dan PAUD asal Kabupaten Gresik.

Satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian teridentifikasi atas nama Hj. Masrukah (55), seorang guru yang beralamatkan di Jalan Usman Sadar 4 Nomor 9 RT 01/RW 02, Desa Karang Turi, Gresik. Korban mengalami luka di kepala sehingga meninggal dunia di lokasi.

Sementara itu dua korban luka berat penumpang bus yakni Roben (60) warga Simpang Nias 17 RT 03/RW 07 Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik, serta Sujiati (45) warga Jalan Panglima Sudirman 120 Sudimoro, Kebomas, Gresik.

Sedangkan 8 korban luka lainnya terdiri dari Defitra (34) warga Manyar Kartika, Gresik, Muamar Saiful (26) warga Pecindilan Sumur 3 RT 4/RW 3 Kapasari, Genteng, Surabaya, Siryantoko (61) warga Desa Ngipik, Gresik, seluruhnya merupakan penumpang bus Berkah Jaya.

Selanjutnya, penumpang bus bernama Sugi Astuti (55) warga Desa Ngipik, Gresik, Rini Nur Yati (51) warga Simpang Nias RT 3/RW 7 Randuagung, Kebomas, Gresik, serta pengemudi bus atas nama Anwar Suyono (33) warga Purwosari RT 04/RW 08 Singosari, Malang.

Kecelakaan Beruntun di Situbondo

Dua korban luka lainnya yakni pengemudi minibus Suzuki dengan Nopol BP 1096 ME atas nama Suwandy Sucioto (39) dan penumpangnya Emi Suwila (32) warga Batam.

“Korban luka-luka dievakuasi ke RSUD Blambangan Banyuwangi. Yang meninggal dunia di lokasi memang satu orang. Saat ini masih proses pengaturan lalu lintas,” ungkap Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Hendrix K Wardana.

Sebelumnya pada Kamis sore, 6 kendaraan bermotor mengalami kecelakaan beruntun di Jalan Raya Baluran KM 253, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.

Kecelakaan diduga akibat truk bernopol DR 8806 AZ mengalami rem blong sehingga menabrak beberapa kendaraan di depannya yang sedang berhenti lantaran adanya buka tutup jalur imbas perbaikan jalan.

 

Sumber, Okezone.com

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Hendak Ke Masjid Wartono Tersambar Motor

Published

on

Spread the love

Gunungkidul, (suarametropolitan.com) _// Kecelakaan terjadi di jalan wonosari semanu, tepatnya di depan RS. Pelita Husada, Semanu, Gunungkidul, DIY pada Senin ( 22/11/2021).

Kejadian bermula ketika Wartono warga Karangrejek, Wonosari yang diketahui sedang menunggu salah satu keluarga yang sedang dirawat di RS. Pelita Husada Mijahan, hendak pergi ke Masjid untuk melaksanakan ibadah, ditengah perjalanan Wartono yang sedang berjalan kaki tiba tiba tersambar sepeda motor Honda Supra dengan No. Pol AB 3283 KW yang dikendarai
Dani Faisal (18) yang berboncengan dengan Kurniawan (18) yang keduanya warga Semanu, Gunungkidul.

Diketahui korban atas nama Wartono menderita luka bengkak di kaki dan memar di bagian kepala belakang.

Selanjutnya korban dilarikan ke RS. Pelita Husada Mijahan untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. idak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Hingga berita ini diturunkan pihak dari kepolisian belum bisa dimintai keterangan.

Rep/Agus Yuliantoro

Continue Reading

Budaya

LKS KINASIH Sebagai Pilot Projec Tentang Program Penelitian Pemberdayaan Lansia Berbasis Keluarga Menuju Desa Ramah Lansia

Published

on

Spread the love

Gunungkidul, (suarametropolitan.com) _// Lembaga Kesejahteraan Sosial Kanthi Ikhlas Niat Amal Sosial Insya Allah Harmonis (LKS KINASIH) yang beralamat di Dusun Dengok I, RT 03 RW 01, Kalurahan Dengok, Kapanewon Playen Kabupaten Gunungkidul, DIY ini merupakan sebuah lembaga yang bergerak dalam kegiatan sosial yang mana LKS KINASIH merupakan satu satunya di Gunungkidul ataupun di DIY.

Diketahui LKS KINASIH ini mulai didirikan pada 15/12/2003 yang mana dulunya masih Orsos, dan para pendirinya antara lain, Suryata, S.T.P, Sudarmanto, S.pd, Sumartini, S.sos selaku Ketua LKS KINASIH, dan Suronto.

Kepada awak media Sumartini, S.sos selaku ketua dari LKS KINASIH menjelaskan bahwa mulai tahun 2012 Orsos berubah istilah menjadi LKS (Lembaga Kesejahteraan Sosial) dengan Legalitas terakreditasi B dan telah memiliki ijin akta Notaris No.27.24-12-2019 dan SK Menkumham No AHU-000120.AH.10.07 Tahun 2020.

Sumartini S.sos juga mengatakan bahwa sebelum tahun 2012 Orsos KINASIH melayani semua Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) kemudian dirubah menjadi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial). Baru setelah tahun 2012 sasaran layanan LKS KINASIH fokus kepada pelayanan Lanjut Usia.

Untuk di wilayah Kabupaten Gunungkidul Sumartini menuturkan sudah ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh LKS KINASIH antara lain yaitu, ASLUT, Home Care, JSLU, Bedah Kamar, Family Suport, UEP, Perawatan Sosial LU, Progres LU, Pemberdayaan Lansia Berbasis Keluarga Menuju Desa Ramah Lansia dan masih ada beberapa kegiatan yang lain.

Pada acara Monitoring dan Evaluasi Post Test B2P3KS Yogyakarta yang dihadiri oleh Dr. Utami Dewi selaku Kepala B2P3KS Kementrian Sosial Republik Indonesia dan Ir. Asti wijayanti, MA selaku kepala Dinas Sosial Gunungkidul, Sumartini, S.sos selaku ketua LKS KINASIH berharap agar LKS KINASIH dapat segera memiliki kantor yang sesuai standart, memiliki tenaga profesional, mendapatkan insentif tetap sesuai UMR, dan yang paling utama dapat melayani seluruh lansia baik yang potensial maupun non potensial dengan baik seauai dengan 8 dimensi hak hak lansia, juga dapat lebih membuat lansia bahagia dan sejahtera di usia tua, tuturnya.

Di ahir penyampaianya Sumartini juga mengatakan bahwa LKS KINASIH sebagai Pilot Projec tentang Program Penelitian Pemberdayaan Lansia Berbasis Keluarga Menuju Desa Ramah Lansia, agar nantinya dapat berkembang di seluruh Indonesia.

“Menjadi tua itu pasti, tetapi menjadi lansia yang berdayaguna itu adalah pilihan,” pungkas nya.

Rep/ Agus Yuliantoro

Continue Reading

Budaya

Monitoring dan Evaluasi Post Test B2P3KS Yogyakarta di Kalurahan Dengok

Published

on

Spread the love

Gunungkidul, (suarametropolitan.com) _// Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS) Yogyakarta mengadakan Monitoring dan Evaluasi Post Test di Padukuhan Dengok 2, Kalurahan Dengok, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, DIY pada hari Jumat (19/11/2021).

Hadir dalam acara tersebut Kepala B2P3KS Kementrian Sosial Republik Indonesia Dr.Utami Dewi, Ir. Asti Wijayanti MA selaku Kepala Dinas Sosial Gunungkidul, Suyanto, ST selaku Lurah Dengok, Tim Peneliti dari UIN Yogyakarta, Martini S.sos selaku Ketua LKS Kinasih.

Dalam acara tersebut Kepala B2P3KS KEMENSOS RI menyampaikan beberapa hal tentang kewajiban dan hak hak Lansia kepada para peserta yang merupakan keluarga yang memiliki tanggungan Lansia di keluarga masing masing.

Kemudian dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Sosial Gunungkidul juga menyampaikan terimakasih atas diadakanya acara ini dan berharap agar acara seperti ini dapat berlanjut ke Kalurahan Kalurahan yang lain supaya masyarakat khususnya yang mempunyai Lansia punya pendamping tentang apa dan bagaimana dalam mengurus Lansia agar yang masih bisa diberdayakan nantinya akan diberikan pendampingan sedangkan untuk yang sudah tidak potensi nantinya akan diberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masing masing.

Kepada awak media Asti Wijayanti juga mengatakan bahwa untuk Kabupaten Gunungkidul memang saat ini belum ada Perda Lansia, tapi sekarang sudah mulai untuk dibuat Perda Lansia.

“Di gunungkidul sekarang baru dalam tahapan pembuatan Perda Lansia” tururnya.

Dengan adanya Perda Lansia nantinya diharap agar 8 hak yang dimiliki lansia bisa terpenui, dan nantinya agar para Lansia di gunungkidul bisa memiliki peran juga, karena dalam pengamatan untuk saat ini masih banyak lansia yang tidak mendapat hak haknya sehingga mereka merasakan kesepian, dan karena sering kesepian maka akan berdampak ke psikis mereka dan ahirnya berujung sakit sakitan, pungkasnya.

Rep/Agus Yuliantoro

Continue Reading

Berita Terpopuler