Empat Lawang,SuaraMetropolitan – Sehari setelah kebakaran hebat yang melanda Desa Pagar Jati, Kecamatan Lintang Kanan, Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad bergerak cepat meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada para warga terdampak. Kunjungan lapangan ini dilakukan pada Rabu (12/11/2025).
Peristiwa kebakaran terjadi pada Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 11.00 WIB yang dipicu korsleting listrik. Musibah tersebut menghanguskan lima rumah serta merusak sepuluh rumah lainnya, dengan total kerugian mencapai sekitar Rp1,5 miliar.
Di hadapan warga yang terdampak, Bupati Joncik menyampaikan ungkapan duka mendalam sekaligus memberikan penguatan spiritual kepada masyarakat.
Baca juga: BLK Lahat Dibedah Total, Bupati Bursah Ingin Cetak SDM Siap Bersaing Global
“Innalillahi wa Innalillahi rojiun, kami segenap pemerintah daerah mengucapkan duka mendalam atas musibah yang menimpa bapak ibu sekalian. Mari ikhlaskan musibah ini karena segala sesuatu milik Allah, insyaallah dengan keikhlasan kita akan diganti Allah SWT dengan berlipat-lipat ganda. Allah menguji tidak mungkin di luar batas kemampuan kita,” ujar Joncik.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah wajib hadir untuk masyarakat dalam situasi apapun, terlebih saat menghadapi kesulitan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Joncik secara simbolis menyerahkan bantuan darurat berupa 1.680 kg beras, paket sembako dan makanan siap saji, 46 paket kebutuhan dasar, mie instan, telur, selimut, matras, serta bantuan uang tunai sebesar Rp20.000.000.
Baca juga: Gubernur Herman Deru Kucurkan Rp57,12 Miliar untuk Perkuat Pembangunan 2.856 Desa di Sumsel
Bupati juga memastikan bahwa laporan resmi mengenai musibah ini akan segera disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan guna menggalang dukungan lanjutan demi meringankan beban para korban.
Sementara itu, Kepala Dinas Damkar Empat Lawang, Evi Ferilina Susanti, menjelaskan bahwa tim Damkar dari Zona Pendopo dan Muara Pinang tiba di lokasi pada pukul 11:23 WIB dan berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 90 menit.
“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 Miliar,” terang Evi. Total rumah terdampak tercatat sebanyak 15 unit, terdiri dari 5 rumah hangus, 7 rumah rusak berat, dan 3 rumah rusak ringan. (*)






