Palembang,SuaraMetropolitan – Di sebuah rumah sederhana di Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Palembang, seorang bayi mungil berusia 10 bulan tengah berjuang melawan penyakit hidrosefalus yang disertai komplikasi. Tubuhnya yang ringkih tak mengurangi semangat keluarga untuk merawat dan mendampinginya setiap hari.
Kisah haru ini mengundang perhatian Camat Sukarami, Muhammad Fadly S.STP.,M.AP, bersama Ketua PKK Kecamatan Sukarami, Amalia, Kepala Puskesmas Talang Betutu, Lurah Sukodadi, dan Ketua RT 06, menyempatkan diri mengunjungi kediaman bayi tersebut. Ia adalah anak dari pasangan Iswahyudi dan Innama, yang hidup dengan keterbatasan ekonomi.

Bayi ini awalnya hanya mengalami diare dan demam. Namun, pemeriksaan medis mengungkapkan penyakit hidrosefalus, yang kemudian diperparah oleh komplikasi.
“Bayi ini sudah menjalani operasi, namun sebelum itu kondisinya sempat menurun hingga mengalami penurunan kesadaran saat akan dioperasi,” jelas Camat Sukarami Muhammad Fadly, kepada SuaraMetropolitan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan membawa bantuan berupa susu, beras, telur, dan biskuit. “Ayah dari bayi ini tidak memiliki pekerjaan tetap, sehingga kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga. Kami juga mendoakan agar si adek segera diberikan kesembuhan,” ujar Fadly.
Sang ibu mengisahkan, saat dibawa ke rumah sakit untuk menjalani operasi, anaknya sudah dalam kondisi tidak sadar. Meski demikian, ia dan suaminya tak pernah menyerah untuk memberikan perawatan terbaik demi kesembuhan sang buah hati.






