Ogan Ilir,SuaraMetropolitan – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menghadiri Rapat Paripurna XXVII DPRD Kabupaten Ogan Ilir dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Ogan Ilir ke-22 yang digelar di Gedung DPRD Ogan Ilir, Rabu (7/1/2026).
Rapat paripurna tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan dipimpin Ketua DPRD Ogan Ilir Edwin Cahya Putra, S.IP, serta dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, Wakil Bupati Ardani, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Cik Ujang menilai peringatan HUT ke-22 menjadi momentum penting bagi Kabupaten Ogan Ilir untuk terus melaju dalam pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Baca juga: Dishub Palembang Tertibkan Parkir Liar di Jalan Pingpong PS, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Ia mengapresiasi kemajuan signifikan yang telah dicapai Ogan Ilir, yang kini tidak lagi dipandang sebagai daerah penyangga semata di Sumatera Selatan.
“Ogan Ilir telah menjadi daerah penggerak ekonomi, penggerak ketahanan pangan, dan penguat harmoni sosial di Sumatera Selatan,” ujar Cik Ujang.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terbangun kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak dapat dijalankan secara sepihak oleh pemerintah.
Baca juga: Banyuasin Siap Terapkan Manajemen Talenta, Bupati Askolani Datang Langsung ke BKN
“Pemerintah dan masyarakat harus berjalan bersama. Gotong royong dan kepercayaan adalah fondasi utama pembangunan,” katanya.
Cik Ujang berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dan DPRD terus diperkuat guna meningkatkan daya saing daerah ke depan. Ia juga menyampaikan optimisme terhadap kepemimpinan Bupati Panca Wijaya Akbar dalam membawa Ogan Ilir menuju arah yang lebih baik.
Sementara itu, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap pembangunan di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa bantuan provinsi, khususnya di sektor infrastruktur, memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Perbaikan jalan provinsi sangat membantu mobilitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya. (*)






