Palembang,SuaraMetropolitan – Sebanyak 2.522 siswa mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kawasan Talang Betutu Palembang tercover dalam trial program makan bergizi gratis dari Sentra Produksi dan Penyajian Gizi (SPPG) Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Selasa (19/8/2025).
Trial perdana ini melibatkan empat sekolah, yaitu TK Angkasa, SD Negeri 120, SD Negeri 121, dan SMP Negeri 11. SDN 120 menjadi sekolah pertama yang menerima layanan, dengan 730 siswa langsung mendapat menu makan bergizi pada hari pertama.
Komandan Lanud SMH, Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba, menjelaskan, trial ini merupakan langkah awal sebelum dua dapur SPPG beroperasi penuh melayani hingga 8.000 siswa.

“Hari ini kita melakukan trial untuk lebih dari 2.500 anak. Targetnya, dua dapur yang kita siapkan mampu melayani 8.000 siswa di wilayah Talang Betutu. Dari trial ini kita bisa melihat apa saja yang masih perlu diperbaiki sebelum operasional penuh,” ujarnya.
Selain menyehatkan anak-anak melalui asupan gizi, program ini juga memberikan manfaat sosial dengan membuka hampir 80 lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

“SPPG ini tidak hanya membantu anak-anak agar mendapatkan makanan bergizi, tapi juga membuka peluang kerja bagi warga Talang Betutu, khususnya remaja yang belum bekerja. Jadi dampaknya bukan hanya untuk sekolah, tapi juga masyarakat,” tambahnya.
Kepala Sekolah SDN 120 Palembang, Yus Meriyanti, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas terselenggaranya program ini.
“Hari ini sebanyak 730 anak di SDN 120 menerima makan bergizi gratis. Kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk jam makan siang pada waktu istirahat agar anak-anak lebih nyaman saat menyantap makanan,” jelas Yus Meriyanti.
Dengan dukungan TNI AU, Badan Gizi Nasional, dan partisipasi masyarakat, program makan bergizi gratis ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda serta mendukung kesejahteraan warga Talang Betutu.






