Kayuagung,SuaraMetropolitan – Upaya memperkuat kualitas pendidikan di Sumatera Selatan kembali ditegaskan melalui pengukuhan Heni Pertiwi Edison, sebagai Ibunda Guru Kabupaten Muara Enim. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada puncak peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Gedung Perahu Kajang, Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Selasa (2/12/2025).
Penetapan Heni Pertiwi sebagai Ibunda Guru Muara Enim dimaksudkan untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan guru, sejalan dengan tema besar tahun ini, “Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas”.
Selain itu, pengukuhan ini diharapkan memperkuat solidaritas, profesionalisme, serta peran guru sebagai pilar utama pendidikan nasional dan semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap PGRI.
Baca juga: Vonis 11 Tahun, Hakim Tipikor Dinilai Terseret Suap karena Keserakahan
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menekankan bahwa guru memiliki peran sentral sebagai garda terdepan dalam membangun iklim pendidikan yang sehat dan bermartabat. Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi tiga unsur strategis dalam dunia pendidikan, yakni dewan pendidikan, PGRI, dan komite sekolah.
Deru berharap peringatan HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 dapat menjadi pemantik semangat bagi guru untuk terus saling menguatkan, menjadi teladan perubahan, serta motor penggerak pembangunan bangsa.
“Pemerintah Provinsi Sumsel akan memberikan perhatian khusus untuk guru-guru yang bertugas di ujung provinsi (daerah terpencil) tahun depan,” ujarnya.
Baca juga: K MAKI Soroti Proses Hulu–Hilir Sertipikasi Tanah Kasus Kolam Retensi Simpang Bandara
Sementara itu, Heni Pertiwi menyampaikan bahwa amanah sebagai Ibunda Guru merupakan tanggung jawab besar yang akan ia jalankan demi kemajuan pendidikan di Muara Enim.
“Pengukuhan ini adalah amanah. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjembatani aspirasi guru, kesejahteraan dan perlindungan mereka menjadi prioritas, karena guru adalah penentu masa depan bangsa kita,” ujar Heni.
Acara tersebut turut dihadiri para Ibunda Guru dari kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan, menegaskan komitmen bersama dalam menguatkan peran guru di seluruh wilayah provinsi ini. (*)






