Indralaya, SuaraMetropolitan – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Keramasan menggelar Empower Roadshow di Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Tiga Dekade PT PLN Indonesia Power ini bertujuan menumbuhkan pemahaman mahasiswa mengenai transisi energi serta pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan (24/9).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara dunia industri dan akademisi dalam mendukung program keberlanjutan dan pelestarian lingkungan. Melalui roadshow ini, PLN IP UBP Keramasan mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperluas wawasan mengenai energi bersih dan tanggung jawab sosial perusahaan.
Agenda utama acara meliputi Empower Roadshow, berupa sesi edukasi, diskusi, dan berbagi pengalaman tentang transisi energi, inovasi hijau, serta peran generasi muda dalam menciptakan masa depan berkelanjutan.
Baca Juga : Green Action Bersama PLN dan Unsri: Mahasiswa Tanam Pohon untuk Masa Depan
Pada kegiatan ini hadir Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatra Selatan, Dr. Aries Syafrizal, S.T., M.Si. sebagai keynote speaker yang menyampaikan mengenai Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca, dan Syafi’i, Manager PT PLN Indonesia Power UBP Keramasan yang menyampaikan mengenai Driving Sustainable Energy Transition .
“Transisi energi tidak bisa dipisahkan dari penurunan emisi gas rumah kaca. Roadshow ini menjadi sarana agar generasi muda paham bahwa efisiensi listrik dan energi bersih adalah kunci menuju masa depan hijau,” ujar Aries Syafrizal.

Syafi’i menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program Green Action dan Net Zero Emission 2060, serta mempererat hubungan dengan perguruan tinggi melalui kegiatan edukasi dan aksi peduli lingkungan.
Wakil Dekan 3 Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Ir. Susilawati, M.Si. menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk aktif berkontribusi menjaga lingkungan, sekaligus menjadi ajang memperkuat keterlibatan akademisi dalam mendukung keberlanjutan energi di Indonesia.
Baca Juga : Gotong Royong Hadirkan Internet dan Listrik Handal, Desa Blankspot di OKI Kini Terkoneksi
Dalam sesi diskusi interaktif, mahasiswa Fakultas Pertanian turut menyampaikan pertanyaan kritis mengenai pembangkit listrik tenaga sampah (waste-to-energy) yang sukses diterapkan di Swedia. Mereka mempertanyakan apakah teknologi tersebut memungkinkan untuk diadaptasi di Indonesia, mengingat permasalahan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan besar di berbagai daerah.
Menanggapi hal tersebut, Syafi’i menjelaskan bahwa pengembangan pembangkit listrik tenaga sampah di Indonesia sedang dalam tahap perencanaan dan pilot project di beberapa kota besar. Namun, adaptasi teknologi Swedia memerlukan penyesuaian terhadap kondisi sosial, regulasi, serta sistem pengelolaan sampah nasional. Dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan industri, peluang penerapan teknologi ramah lingkungan ini tetap terbuka luas.
Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, PT PLN Indonesia Power UBP Keramasan bersama Universitas Sriwijaya terus berkomitmen untuk menghadirkan manfaat positif bagi masyarakat, lingkungan, dan masa depan energi Indonesia.
Sekilas Tentang PLN Indonesia Power
PT PLN Indonesia Power adalah Generation Company terbesar se-Asia Tenggara Sub Holding BUMN kelistrikan yaitu PT PLN (Persero). PLN Indonesia Power selalu berkomitmen untuk menjadi perusahaan energi yang berbasis teknologi, inovasi, dan berorientasi pada masa depan menuju The NEW PLN 4.0 UNLEASHING ENERGY and BEYOND.












