Connect with us

Budaya

FJR Bedah Rumah Di Desa Purwodadi Kecamatan Tepus

Published

on

Spread the love

 

Gunungkidul, Minggu, 05 Juli 2020. Suarametropolitan.com. Keterangan yang berhasil kami kutip dari media MetroIndonesia.co, mengenai kegiatan bedah rumah yang dilakukan Ormas FJR (Forum Jogja Rembuk) Gunungkidul menyasar salah satu warga Dusun Grotan Desa Purwodadi Kecamatan Tepus Gunungkidul, pada Minggu (5/7/2020).

Mbah Sakinem pemilik rumah yang mendapat bantuan bedah rumah dari relawan FJR merasa tertolong atas bantuan rumah tersebut. Dia mengatakan bahwa tidak punya anak/keturunan, hidup sendiri dirumah tersebut. Hanya tinggal berdampingan dengan saudaranya di sebelah rumahnya.

“Matur nuwun sanget sampun dibantu di damelke griyo”. “terimakasih sekali sudah dibantu dibuatkan rumah,” kata Mbah Sakinem dengan penuh rasa syukur.

Eko Priyanto Koordinator Wilayah Gunungkidul mengatakan jika kegiatan bedah rumah tersebut atas kerjasama seluruh anggota dan donatur dari luar anggota.

“Donatur dari iuran para anggota, Kesbangpol Gunungkidul. saya mewakili Korwil Gunungkidul, kegiatan ini murni setiap bulan bergantian. Kegiatan dari anggota ini tidak ada unsur politik apapun. Kegiatan ini benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan. Pengerjaan melibatkan seluruh korlap, dan untuk kedepan FJR bisa bersinergi dengan pemerintah desa, Kepolisian, TNI dan polri,” tandas Eko Priyanto.

Dalam kegiatan sosial tersebut Lurah Purwodadi Sagiyanto juga ikut hadir dan gotong-royong di rumah Mbah Sakinem. Lurah sangat mendukung kegiatan sosial dari FJR, ia berharap kegiatan sosial bedah rumah perlu di kembangkan agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa ikut tertolong.

“Saya salut dengan kegiatan temen-teman FJR. Kami dari pihak Desa Purwodadi mengucapkan banyak terimakasih. Kegiatan semacam ini perlu di kembangkan biar masyarakat banyak tahu jika kegiatan ini menyasar kebutuhan sosial,” jelas Sagiyanto di sela-sela kegiatan bedah rumah, (5/7/2020).

Di koordinatori oleh Korlap Kecamatan Tepus Heri Sutahyan dan Ketua Koordinator Gunungkidul berencana pengerjaan bisa diselesaikan dalam waktu 1 hari. Dengan melibatkan sekitar 50 anggota FJR tampak kekompakan anggota untuk mengejar pembuatan rumah agar cepat selesai.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budaya

Dihadapan Keluarga Besar Putra-Putri Polri, Bamsoet Ingatkan Tingginya Angka Kejahatan Siber di Indonesia

Published

on

Spread the love

 

JAKARTA Suarametropolitan.com – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyoroti tingginya angka kejahatan Siber di Indonesia yang naik hampir empat kali lipat selama pandemi Covid-19. Terlihat pada periode Januari hingga Agustus 2019, jumlah serangan siber mencapai 39,3 juta. Sedangkan pada periode Januari hingga Agustus 2021, naik drastis menjadi hampir 190 juta serangan siber.

“Tingginya serangan siber tersebut seiring dengan meningkatnya penetrasi internet di Indonesia yang mencapai 73,7 persen. Artinya sekitar 199 juta jiwa dari total 270 juta penduduk Indonesia telah menggunakan akses internet. Namun sayangnya, kemampuan adaptasi kita dalam membangun literasi teknologi masih rendah,” ujar Bamsoet dalam Musyawarah Nasional ke-V Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBPP), di Jakarta, Senin (1/3/21).

Ketua DPR RI ke-20 ini memaparkan, menurut hasil survei literasi digital Nasional 2020 yang dilakukan Kementerian KOMINFO pada November 2020, indeks literasi digital Indonesia belum mencapai skor “baik” dengan indeks 4. Baru sedikit di atas kategori “sedang” dengan indeks 3.

“Butuh kecerdasan bersama yang didukung segenap elemen bangsa, khususnya organisasi kemasyarakatan seperti KBPP, untuk menghadirkan ruang siber yang bersih, terbebas dari polusi kejahatan maupun penyebaran hoax dan hate speech,” papar Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mengingatkan, sebagai sebuah organisasi, KBPP yang dimimpin oleh Bimo, maupun ormas lainnya akan selalu dihadapkan pada tantangan dan dinamika zaman. Untuk dapat bertahan, setidaknya perlu memperhatikan tiga komitmen. Pertama, komitmen untuk membangun soliditas organisasi, merapatkan barisan di semua lini, tidak mudah terpecah belah, dan menjadikan visi organisasi sebagai cita bersama yang menyatukan segenap kader KBPP.

“Kedua, komitmen mengoptimalkan potensi diri dan sumberdaya yang dimiliki KBPP untuk berperan serta dan berkontribusi dalam pembangunan sumberdaya manusia dan pembangunan nasional, melalui berbagai media dan saluran partisipasi. Selaras dengan hakikat fungsi pendirian ormas, yaitu untuk meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat,” jelas Bamsoet.

Hal ketiga, lanjut Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini, perlu komitmen untuk tetap konsisten dalam mengaktualisasikan diri melalui berbagai program dan kegiatan organisasi, membangun sinergi dengan organisasi lain. Untuk mewujudkan cita-cita Indonesia maju, adil dan sejahtera, dengan menempatkan Pancasila sebagai landasan ideologi bersama.

“Saya yakin dalam penyelenggaraan MUNAS ke-5 KBPPP kali ini, ketiga komitmen tersebut dapat diimplementasikan sebagai kesadaran kolektif segenap kader KBPP. Dengan memegang teguh tiga komitmen tersebut, saya yakin KBPPP akan tumbuh menjadi organisasi yang semakin maju dan disegani,” pungkas Bamsoet.

 

(Bamsoet)

Continue Reading

Budaya

Terima Imam Jamaica Muslim Center New York, Muhammad Shamsi Ali

Published

on

Spread the love

 

JAKARTA Suarametropolitan.com – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah Yayasan Inka Nusantara dibawah kepemimpinan Imam Shamsi Ali, yang sedang merencanakan pembangunan Pesantren Nur Inka Nusantara Madani, di Connecticut, Amerika Serikat. Menjadikannya sebagai pesantren pertama yang didirikan di negara Amerika Serikat, dibangun di atas lahan seluas 10 hektar lebih.

“Indonesia patut berbangga karena bisa menyebarkan ajaran Islam secara damai di Amerika Serikat. Menunjukan bahwa penduduk muslim Indonesia yang terkenal di dunia sebagai pemeluk Islam yang Rahmatan Lil Alamin, dengan mengedepankan nilai tasamuh (toleran), tawazun (seimbang/harmoni), tawassuth (moderat), dan ta’adul (keadilan), sangat bisa mempengaruhi potret wajah Islam di mata dunia,” ujar Bamsoet usai menerima Pengurus Yayasan Inka Nusantara Madani, di Jakarta, Kamis (18/2/21).

Turut hadir antara lain Ketua Dewan Pembina Yayasan Inka Nusantara Madani yang juga Direktur/Imam Jamaica Muslim Center New York, Muhammad Shamsi Ali dan anggota Dewan Pembina Yayasan Inka Nusantara Madani yang juga Anggota DPD RI, Tamsil Linrung.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, berbagai bangunan yang berada dalam kompleks Pesantren Nur Inka Nusantara Madani didesain oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta tim arsitek Urbane Indonesia. Sebagai wujud gotong royong sesama anak bangsa. Biaya pembangunannya berasal dari donasi gotong royong seluruh anak bangsa dan juga para donatur luar negeri lainnya melalui Nusantara Foundation.

“Kehadiran Pesantren Nur Inka Nusantara Madani di Amerika Serikat semakin mempertegas posisi Indonesia sebagai Islam’s Center of Gravity. Karena selain memiliki penduduk dengan jumlah muslim terbesar dunia, mencapai 229,6 juta jiwa (87,2 persen dari total penduduk Indonesia, pemeluk Islam Indonesia juga bisa diterima dengan baik di berbagai negara lain, seperti Amerika,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, mengingat lahan pesantren yang sangat luas mencapai 10 hektar lebih, tak ada salahnya jika dalam komplek pesantren turut dibangun pusat penjualan berbagai produk asal Indonesia dari mulai kopi, kerajinan tangan, hingga furniture dan perlengkapan fashion. Selain untuk memajukan produk Indonesia di Amerika Serikat, sekaligus bisa menjadi sumber pendapatan ekonomi untuk menunjang kegiatan operasional pesantren.

“Pesantren bisa bekerjasama dengan Kedutaan Besar Indonesia di Amerika Serikat. Karena Presiden Joko Widodo juga sudah menugaskan seluruh duta besar Indonesia, selain memainkan peranan diplomasi kenegaraan, juga berperan sebagai marketing atas berbagai produk asal Indonesia sambil menyebarkan Islam yang damai, rahmatan lil’alamin,” pungkas Bamsoet.

(Rep/Spd)

Continue Reading

Bencana

Paguyuban Dukuh Janaloka Adakan Bakti Sosial Korban Banjir Di Girisubo

Published

on

Spread the love

 

Gunungkidul, Suarametropolitan.com — Paguyuban Dukuh Gunungkidul atau Janaloka melaksanakan bakti sosial memberikan bantuan sembako untuk korban banjir di Girisubo.(09/02/2021)

Menurut ketua umum Janaloka Suteja memberikan penjelasan kegiatan bakti sosial diadakan untuk meringankan beban para korban banjir dan merupakan kepedulian para dukuh se-Gunungkidul atas terjadinya musibah banjir di Girisubo.

Kegiatan ini dimulai pukul 14.00 WIB dengan titik kumpul bertempat di rumah Iduk Sudiyanto di Jeruk Wudel.Personil yang membagikan bantuan di wakili oleh pengurus harian dan koordinator Kapanewo n dengan membagikan 85 paket sembako yang di distribusikan ke 3 wilayah kalurahan yang terdampak banjir yaitu Song Banyu, Nglindur dan Jeruk Wudel. Pendistribusian khusus di Song Banyu hanya bisa diantarkan sampai jembatan yang putus karena akses jalan tidak bisa dilewati sehingga dalam pendistribusianya diberikan dengan cara “ranting” di terima oleh para dukuh Song Banyu mewakili warga yang terdampak banjir dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang di berikan oleh paguyuban dukuh se-Gunungkidul.

Kegiatan bakti sosial menurut bendahara Janaloka Suprapti terkumpul donasi dari anggota sebesar Rp.6.945.000,- harapannya mudah mudahan dengan sedikit bantuan ini dapat meringankan beban korban banjir dan mendoakan bagi para pemberi bantuan mendapat imbalan pahala dari Tuhan Yang Maha Esa.

(Redaksi)

 

 

Continue Reading

Berita Terpopuler