Connect with us

Budaya

GKR MANGKUBUMI HADIR MENDUKUNG PENYERAHAN SUMUR BOR PURWODADI

Published

on

Spread the love

 

Gunungkidul, 24 November 2020, Suarametropolitan.com — Calon Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul 2020 dari PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) menyerahkan bantuan sumur bor kepada masyarakat Purwodadi, Tepus, Gunungkidul.

Masyarakat padukuhan Winangun, Purwodadi, Kapanewon Tepus telah sekian lama menunggu tersedianya air bersih.

Gayung bersambut, pasangan Bambang Wisnu dan Benyamin memfasilitasi dan menjawab penantian warga ini dengan melakukan pengeboran tahap pertama. Selanjutnya akan dilakukan pipanisasi untuk menjangkau 11 (sebelas) Padukuhan Purwodadi.

Masyarakat bangga karena penyerahan fasilitasi ini pasangan Bambang Wisnu dan Benyamin didampingi secara langsung oleh putri pertama Sultan Hamengkubuwono X, yaitu Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi. Dalam kesempatan ini, GKR Mangkubumi yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua KADIN DIY berpesan agar masyarakat Purwodadi selalu menjaga lingkungan dan kesehatan.

“Apa yang sudah diupayakan dan diberikan oleh Pak Bambang dan Pak Benyamin mohon untuk dirawat. Pak Bambang dan Pak Benyamin ingin warga hidup sejahtera. Perencanaan dan percepatan pembangunan demi kemaslahatan warga Gunungkidul itulah yang menjadi tujuan kepemimpinan Pak Bambang dan Pak Benyamin”, demikian komentar singkat GKR Mangkubumi.

Mewakili masyarakat Purwodadi, Bambang Sulur mengucapkan terima kasih atas bantuan sumur bor ini.

“Kami bersyukur karena Pak Bambang dan Pak Benyamin memperhatikan dan memiliki kepedulian kepada warga di pesisir. Bantuan ini merupakan solusi yang nyata dan sungguh menjawab kebutuhan utama masyarakat Purwodadi, yaitu ketersediaan air bersih,” demikian ungkap Bambang Sulur.

Red

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budaya

World Tree Day: Relawan BaBe Menggelar Tanam Pohon Serentak

Published

on

Spread the love

 

Mengutip, kabar dari Gunungkidul Pos yang menerangkan bahwa relawan Bambang – Wisnu, menggelar aksi tanam pohon serentak.(red)

PALIYAN – Dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia atau yang sering disebut “World Tree Day” Jaringan Relawan BaBe menggelar kegiatan menanam pohon serentak.

Hal itu selain ikut mengkampanyekan gerakan menanam juga untuk menghormati jasa J Sterling Morton, pecinta alam dari Amerika yang semasa hidupnya gigih mengkampanyekan gerakan menanam pohon.

Kegiatan yang berpusat di Area Telaga Tongtong, Karangasem, Paliyan, tersebut dihadiri langsung oleh Calon Bupati dari PDI Perjuangan Nomor Urut 3 Bambang Wisnu Handoyo. Sebanyak lebih dari 3.000 bibit tanaman Sirsak dan Nangka ditanam di berbagai lahan menyebar ke wilayah masing-masing basis Jaringan Relawan Babe dan lahan warga masyarakat setempat.

“Kurang lebih ada 3.000 bibit tanaman yang kami siapkan semoga bermanfaat,” ujarnya.

Calon Bupati Gunungkidul Nomor Urut 3 Bambang Wisnu Handoyo mengaku terus mendorong kegiatan cinta terhadap tanaman.

“Gerakan menanam wajib dilakukan untuk terus memperhijau wilayah Gunungkidul. Karena dengan banyaknya pohon dapat bermanfaat bagi kehidupan,” ucapnya.

Sementara itu, Salah satu koordinator kegiatan Alex Purwo mengatakan setiap tahun, pada tanggal 21 November menjadi Hari Pohon Sedunia atau “World Tree Day”.
Oleh sebab itu, pihaknya selain mengkampanyekan Bambang Wisnu – Benyamin, tetapi juga mengkampanyekan betapa pentingnya ikut serta menjaga alam dan lingkungan dengan gerakan menanam pohon.

“Teknologi termurah dalam ikut menjaga iklim global adalah pohon ooeh karenanya kami berupaya untuk tetap merawat dan melestarikan budaya menanam pohon,” tegas Alex Purwo, Sabtu (21/11/2020) kemarin

Menurut dia, Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan dari tanggal 21 November untuk memperingati “World Tree Day” sampai dengan pada tanggal 28 November pada Hari Menanam Pohon (HMP) Indonesia.

“Kegiatan ini dikemas berkemanjutan dan kami harap terus menjadi event tahun,” imbuhnya.

Kegiatan gerakan menanam pohon ini diikuti perwakilan dari 48 Komunitas dan Organisasi yang telah bersepakat untuk memenangkan Paslon Nomer urut 3, Bambang Wisnu Handoyo.

Salah satu tokoh pemuda Karangasem, Apriyanto mengatakan, 1 pohon sirsak beliau tanam di area Telaga Tongtong, Karangasem, Paliyan, sebagai tanda dimulainya gerakan menanam pohon di masing-masing wilayah Jaringan Relawan Babe sampai tanggal 28 November 2020.

“Kegiatan ini juga sebagai bentuk kesetiaan semua Jaringan Relawan Babe dalam mendukung dan mengawal pemenangan Bambang Wisnu – Benyamin dan kami harap menjadi memicu kebangkitan untuk terus bersahabat dengan pohon,” ungkap Apriyanto.

Sumber: Gunungkidul Pos

 

Continue Reading

Budaya

Sultan HB X: Kendaraan Bermotor Warga Jogjakarta Bebas Denda Atminitratif

Published

on

Spread the love

 

Yogjakarta, Suarametropolitan.com – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan keringanan bebas biaya adminitratif untuk kendaraan bermotor bagi warga Jogjakarta.

Bebas biaya tersebut, seperti dalam video unggahan di berbagai media sosial, yang menerangkan bahwa Sultan HB X menjelaskan perihal sebagai berikut.

 

(SupadiTW)

Continue Reading

Budaya

Resto Unik Serasa Tempoe Doeloe

Published

on

Spread the love

 

Bantul, (15/11/20), Suaradjogja.com – Dengan suasana yang unik dan ala ala di bawah pohon, suasana RM Serasa Tempoe Doeloe di Jalan Bibis Raya 20A Kembaran Tamantirto Bantul Yogyakarta menjadi alternatif kongkow yang asyik bareng teman atau keluarga di wilayah Bantul Yogyakarta. Suasana Tempoe Doeloe sangat terasa dengan property yang sederhana namun dapat mengingatkan kita pada suasana tempoe doeloe, banyak pohon besar seperti pohon melinjo, pohon asem, pohon nangka, dan banyak pohon pohon unik lainnya, menambah suasana yang hangat dan ngangeni.

RM Serasa Tempoe Doeloe menyajikan menu khas Masakan Jawa – Indonesia seperti Nasi Goreng Kebuli Telur bisa dikombinasi dengan ayam suwirnya yang menambah rasa khas yang tiada duanya, Soto Ayam Kemepyar dengan harga paket “yang penting bahagia” hanya Rp. 5.000 ( soto ayam dan teh), diharapkan dapat membantu semua pihak dalam kondisi pandemi ini, Sop Ayam Kampung Maknyus ( sop ayam kampung tanpa MSG), Tongseng Ayam Pedas Manis, Ayam Goreng Tempoe Doeloe yang enaknya tiada tara, Bakmi Godog hotplate dan Bakmi Goreng hotplate ( dapat di tambah dengan mozarela, sehingga menu tempoe doeloe dapat menjadi makanan ke-kinian) yang menjadi menu favorite anak anak muda hanya dengan merogoh kantong sebesar RP 15.000 saja sudah dapat menikmati menu tersebut sambil duduk di bawah pohon yang rindang. Adapun menu minuman spesial tak kalah serunya dengan menu makanan yang tersedia, diantaranya seperti Teh Poci Semriwing anti masuk angin, wedang Jahe gula batu ,Wedang Uwuh, Es Cendol Dawet adalah menu minuman yang paling favorit dan diminati banyak konsumen, karena cendol dawetnya selalu fresh dibuat sendiri oleh RM Serasa Tempoe Doeloe, tanpa bahan pewarna dan bahan pengawet dan dengan rasa manis asli gula jawa. Aneka menu yang lain di RM Serasa Tempoe Doeloe hadir memberikan warna dunia kuliner di Yogyakarta.

Daryanto Hadi salah seorang pengelola dan pemilik Resto Serasa Tempoe Doeloe menuturkan bahwa Resto ini dibuka dengan nama Serasa Tempoe Doeloe, karena awal dari bukanya resto adalah untuk melestarikan menu orang tua yang legendaris yaitu “sop ayam kampung dan es cendol dawet”, yang tastenya sop ayam kami berbeda dengan sop ayam kampung lainnya, sop ayam kami tanpa menggunakan MSG. Kami membuka resto yang sehat tanpa MSG.

” Resto di jalan Bibis Raya seluas kurang lebih 2000 meter ini berawal dari warung sop ayam di daerah Padokan Lor dekat Madukismo dan di daerah Karangjati serta di daerah Bugisan”, dengan berkembangnya usaha maka dibutuhkan tempat yang lebih luas dan nyaman, dan sekarang berada di jalan Bibis raya no 20 A Kembaran, Taman Tirto Kasihan Bantul Yogyakarta.

Daryanto Hadi dan Punik Mumpuni sebagai pemilik dan pengelola akhirnya membuka usaha catering ketika terjadi lonjakan permintaan pasar atas menu menu kami yang banyak diminati oleh customer, catering mulai dirintis tahun 2015.

Serasa Tempoe Doeloe sejak tahun 2015 sampai dengan sekarang telah bekerja sama dengan berbagai pihak, diantaranya hotel hotel di Yogyakarta, instansi pendidikan di yogyakarta (UII, UNY, UTY, UGM, RSUP Sardjito, TVRI, RRI, dll) dan sekitarnya, pabrik pabrik di sekitar Yogyakarta, syawalan lottemart, swalayan Carefour untuk pemenuhan makan siang karyawan dan Serasa tempoe doeloe catering juga telah melayani berbagai macam acara pernikahan, pengajian, acara keagamaan, rapat, seminar regional maupun nasional dll, demikian Punik Mumpuni kepada awak media.

Di tambahkan oleh Punik Mumpuni saat ini sebuah perusahaan besar menjadi mitra Serasa Tempoe Doeloe untuk kebutuhan makan malam perusahaannya, beberapa instansi pemerintah di Jogja juga menjadi pelanggan untuk kebutuhan rapat mereka.

” Saat ini kami masih dalam kontrak untuk penyediaan makan malam sebuah perusahaan yaitu PT Maesindo, dan hotel hotel di yogyakarta untuk penyedian makan para tamu serta kerjasama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk acara rapat dan seminar” tambah Punik Mumpuni.

Selain itu dengan fasilitas yang ada Resto Serasa Tempoe Doeloe juga melayani acara seperti syawalan,acara keagamaan, rapat ormas,rapat komunitas di mana untuk anggaran bisa di diskusikan dengan pengelola.

” Resto kami juga melayani acara – acara yang di selenggarakan oleh Ormas, Komunitas , Lembaga seperti Syawalan, acara keagamaan dan sejenisnya,untuk anggaran kami flexibel…bisa di diskusikan dengan kami ” pungkasnya.

Reporter : Gie Rahardjo

Continue Reading

Berita Terpopuler