Connect with us

Umum

IKG Lakukan Kungker Ke Kecamatan Ngawen

Published

on

Spread the love

SuaraMetropolitan.com – Ikatan keluarga Gunungkidul (IKG) yang telah genap berusia 49 tahun melakukan kunjungan kerja ke dua kecamatan yang ada di Gunungkidul, dalam kunjungan kerja ketua IKG Edi Sukirman dan jajaran nya melakukan bakti sosial di kecamatan Ngawen dan Semin.

Dalam kunjungan kerja nya di Ngawen IKG Edi Sukirman di dampingi camat Ngawen Slamet Winarno S.Sos, M.M, Danramil 05 Ngawen Kapten Inf. Sugiharto dan Kapolsek Ngawen AKP Kasiwon memberikan bantuan untuk keluarga almarhumah Mbah Marto Markiyem yang hilang di hutan Wonodadi dan sampai saat ini tidak ditemukan, dan juga memberikan bantuan kepada keluarga almarhum Agus junairi, Minggu (2/2/2020).

Dalam sambutannya ketua IKG Edi Sukirman mengatakan dalam kunjungan kerjanya ini bulan seperti layaknya pejabat yang rapat di dalam gedung, namun dalam kunjungan kerja IKG di kecamatan Ngawen untuk memberikan bantuan yang telah di amanahkan anggota IKG sebagai paguyuban warga masyarakat Gunungkidul di perantauan kepada ketua IKG dan pengurus untuk selanjutnya di salurkan kepada masyarakat Gunungkidul yang memang membutuhkan.

“Alhamdulillah kami semua dapat melaksanakan kunker ini dengan memebrikan bantuan kepada keluarga almarhumah Mbah Marto Markiyem dan almarhum Agus junairi,” ungkap Edi.

Ia juga mengatakan dengan memberikan bantuan ini menjadi bentuk solidaritas warga Gunungkidul di perantauan kepada saudaranya di kampung halaman.

“Semua ini kami lakukan karena tanda cinta dan kasih kami kepada saudara kami uang berada di kampung halaman, walaupun kami jauh di perantauan kami juga tetap ikut membangun Gunungkidul, ya tentunya dengan yang bisa kami lakukan,” tambahnya.

Adapun camat Ngawen Slamet Winarno S.Sos, M.M dalam sambutannya sangat mengapresiasi apa yang selama ini di lakukan oleh IKG, karena menurut Slamet peran IKG sangatlah di butuhkan demi terciptanya kebersamaan antara warga masyarakat Gunungkidul yang di perantauan dengan warga masyarakat Gunungkidul yang di perantauan.

“Pembangunan Gunungkidul harus berjalan, dan kami sebagai pemerintah kecamatan Ngawen tidak bisa melakukan pembangunan Gunungkidul tanpa bantuan stakeholder, sehingga kami sangat membutuhkan kebersamaan ini, dan kami warga masyarakat Gunungkidul yang di kampung halaman sangat berterimakasih dengan apa yang selama ini di berikan oleh IKG selama ini,” ungkapnya.

Slamet juga menambahkan agar kebersamaan ini bisa menjadi sinergi yang baik, apa lagi kecamatan Ngawen saat ini di hadapkan pada tantangan dalam melakukan percepatan pembangunan baik SDM dan juga pembangunan fisik.

(Tosan)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budaya

Rumah Sehat Grand Wijaya Hadir Di Palembang

Published

on

Spread the love

Palembang, Suarametropolitan.com — Manager Unit Pelayanan Pengendalian Pembangkit Sektor Keramasan, Daryanto meresmikan Rumah Sehat Grand Wijaya Persada di Jalan Pendawa No 50, Minggu (11/04). Peresmian klinik kesehatan bagi karyawan PT. Grand Wijaya dan masyarakat umum ini dilakukan secara simbolis dengan pemotongan pita dan didampingi oleh Owner PT. Grand Wijaya, Haji Wijaya dan Penanggung jawab Rumah Sehat dr. RR. Dita Nurul Savitri.

Dalam sambutannya, Daryanto menyampaikan apresiasinya terhadap PT. Grand Wijaya Persada karena hal ini adalah terobosan yang baru dilakukan oleh mitra PT. PLN (Persero). “Kami akan mensupport sepenuhnya terhadap terobosan ini. Dan bilamana perlu dikembangkan di wilayah UPPDK Keramasan, karena banyak mitra PLN yang memiliki karyawan di sana,” ungkapnya.

Menurut sang owner, Haji Wijaya, PT. Grand Wijaya telah banyak membuat program guna kepentingan karyawannya. Rumah Sehat Grand Wijaya Persada ini merupakan salah satu terobosan baru di bidang pelayanan yang bertujuan untuk memanusiakan manusia.

Masyarakat yang berhak mengakses Rumah Sehat Grand Wijaya bukan hanya karyawan, tetapi juga masyarakat umum, baik yang tinggal di sekitar perusahaan, maupun dari tempat lain. Kami tetap memberikan pelayanan yang sama dan terbaik untuk masyarakat yang datang,” ungkap H Wijaya.

Rumah Sehat Grand Wijaya Persada saat ini memiliki dua dokter, satu apoteker, satu asisten apoteker, dan dua perawat. Pelayanan dibuka setiap hari kecuali hari libur, mulai pukul 09.00 – 14.00 lalu jam 18.00 – 21.00. Syarat bagi pasien cukup mendaftarkan diri di rumah sehat baik secara umum, maupun sebagai pengguna BPJS Kesehatan.

Kedepan manajemen PT. Grand Wijaya Persada akan memperluas cakupan rumah sehat. Tidak hanya di Palembang saja, tetapi juga ke kabupaten/kota lain di Sumatera Selatan. Pastinya, Rumah Sehat Grand Wijaya bekerja sama dengan berbagai rumah sakit, baik tipe A, B, atau C sehingga pasien Rumah Sehat Grand Wijaya Persada dapat terlayani dengan baik.

Sumber: mattanews.co

Continue Reading

Kesehatan

Warga Tepus Meninggal Dunia Secara Mendadak di Makam Ploso Selesai Ziarah

Published

on

Spread the love

 

Gunungkidul, Suarametropolitan.com — Waginem, ( 80th ) meninggal dunia ketika ziarah di makam Ploso, Dusun Pudak Rt 001/rw 019, , Desa Tepus, Kapanewon Tepus, Gunungkidul
Hal tersebut diketahui oleh saksi Wasidi (50th), warga pudak Rt 02/ Rw 19, dan Kliwon warga RT 03, atau warga setempat.
Keterangan yang berhasil dihimpun redaksi, pada hari senin tgl 22 Maret 2021, sekitar jam 08.30 Wib korban datang dikuburan ploso pudak, bersama dengan cucunya atas nama okta (16th) dengan tujuan untuk ziarah kubur dikarenakan besok pagi tgl 23 maret 2021 korban beseta keluarga akan mempunyai hajat sunatan cucunya yang bernama Chiko (7th).

Kassubag Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto dalam keterangannya menyebutkan kronologi kejadian bermula saat korban bersama cucunya, Okta (16) bermaksud hendak ziarah ke makam leluhur dikarenakan korban bersama keluarga akan mempunyai hajatan pada keesokan harinya (Selasa, 23 Maret 2021).

” Dari keterangan saksi menyebutkan, awalnya korban berniat ziarah kubur, namun sebelum ritual ziarah selesai, korban jatuh tersungkur dalam kondisi kejang-kejang”, ungkap Iptu Suryanto.

Menurut hasil pemeriksaaan tim medis korban tidak ada tanda – tanda kekerasan dan diduga korban menderita sakit jantung dan ada riwayat sakit darah tinggi.

Selang beberapa saat kemudian korban di serahkan kepihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.

Sumber: Grup Whatsapp Humas Krimina GK.
(Redaksi)

Continue Reading

Internasional

Tidak Memiliki BPJS, Insan Karima Yogyakarta Adakan Santunan Kepada Keluarga Tidak Mampu Di Kebumen

Published

on

Spread the love

 

Kebumen, Suarametropolitan.com — Insan Karima Yogyakarta (IKY) pada Hari Rabu,17 Maret 2021 Kembali mengadakan giat bansos di Dusun Jladri Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen. Bansos tersebut ditujukan kepada keluarga Samsul Ma’arif atau Ibu Rusmi, yang mana salah satu dari anggota keluarganya terkena musibah tersiram air nira mendidih (Air Gula Panas).

Giat bansos tersebut dikarenakan keluarga tersebut termasuk keluarga tidak mampu dan ada dua lansia yang lumpuh tidak memiliki BPJS atau belum tersentuh bantuan dari pemerintah. Diketahui juga bahwa yang menjadi tulang punggung keluarga yaitu Samsul.

Pada kesempatan kali ini dari pihak Insan Karima Yogyakarta menyampaikan bentuk bantuan yaitu:
1. Tali Asih Rp.4.300.000
2. Beras 56kg
3. Perlengkapan Sabun
4. Sarimi 2 Dus
5. Sembako
6. Telur

Dari pihak Insan Karima Yogyakarta melalui perwakilan menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak atas terlaksananya giat tersebut.

“Terima Kasih untuk hamba-hamba Allah SWT yang telah membantu dan melancarkan kegiatan ini. Semoga Allah SWT melimpahkan rejeki rahmad dan Amal Ibadah kita semuanya”, Papar panitia.

Lebih lanjut pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada sahabat Insan Karima Yogyakarta, yang sudah ikut serta menyampaikan ke alamat bansos.

“Terima Kasih Juga Utk Para Sahabat INSAN KARIMA YOGYAKARTA (IKY) Yang Dah Meluangkan Waktu,Utk Menyalurkan Donasi,Semoga Lelah Sahabat2 INSAN KARIMA YOGYAKARTA (IKY) Menjadi Lillah Dan Ibadah Kita Semuanya”, pungkasnya.

Sebuah kutipan:

ORANG TERMULIA

Orang termulia bukanlah orang yang dilayani oleh banyak orang, tetapi orang yang paling mulia adalah orang yang paling banyak melayani orang lain.
Semakin engkau melayani orang lain karena Allah maka engkau semakin mulia di sisi Allah

خيركم أنفعكم للناس

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (al-hadits)

Semakin engkau merendahkan dirimu karena Allah untuk melayani orang lain maka engkau semakin mulia di sisi-Nya

من تواضع لله رفعه الله

“Barang siapa yang merendahkan dirinya karena Allah maka Allah akan mengangkat derajatnya” (al-hadits).

(Redaksi)

Continue Reading

Berita Terpopuler