Connect with us

Kuliner

IPKOY Bentuk Pengurus Agar Eksis

Published

on

Spread the love

Yogyakarta, (12/09/2020), Suarametropolitan.com – Kreatifitas Pengusaha Kuliner sebagai pelaku ketahanan ekonomi kerakyatan membangun Sinergitas kepada semua lini agar dapat eksis berperan ikut membantu Pemerintah dalam menumbuhkan usaha Olahan Pangan Rumahan guna menjaga perekonomian dalam keluarga.

IPKOY Ikatan Pengusaha Kuliner Online Yogyakarta adakan pertemuan pengurus di sekretariat IPKOY Foodcourt Sukacita Jl.Rakai Layang V/162 , Perum Gunung Sempu, Tamantirto, Kasihan, Bantul , D. I. Yogyakarta Jumat (11/9/2020) dihadiri oleh : Kardi, S. H. ( Jahe Merah ), Burhan ( Penyetan Hanimah) , Murni ( UBBER ) , Martopo ( Whis Ben Cafe ), Sukoco ( Nasi Goreng WROO ), Bilal Maryanto (Bakwan Kawi Benua Borneo), Debio , Sukacita Kersaning Gusti ( Ayam Goreng Mbak Chita ) Eriyanto Luciano ( Soto Kudus Kang Eri ) Cindy Bening ( Seblak Jontor ), Hertanti Widyaningsih ( Soka Organik ). Taza ( Ayam Potong ).

Pada saat situasi pandemi covid 19 kondisi perekonomian masyarakat sepi usaha dibidang apapun terutama pelaku usaha Mikro sangat merasakan dampaknya.

“Pengurangan karyawan adalah bagian dari dampak pandemi ini, lesunya beberapa bidang usaha yang menyebabkan pelaku usaha harus banting setir, sepi order serta pengangguran baru mendorong dan merupakan salah satu alasan yang melatarbelakangi lahirnya IPKOY”, Kata Ketua Sukoco Hayat.

“Tobat Susah Bosan Miskin dipilih sebagai motto untuk memberi semangat para usahawan dan sangat tepat pada situasi seperti ini”, tambahnya.
Kardi SH selaku Pembina IPKOY sangat mendukung dan memberi arahan dalam organisasi ini karena IPKOY melakukan banyak hal positif di masyarakat.
“Mendukung keberadaan IPKOY karena kegiatan positip dan kebaikan bagi Pengurus dan anggota terlebih untuk masyarakat maka saya selalu mendukung, dan yang perlu dipersiapan dalam Kegiatan adalah Visi, misi, ADART dan program kerja”. Tutur Kardi, S.H.

IPKOY menciptakan lapangan kerja baru dengan membuka usaha kuliner Online yang bisa dimulai dengan dapur rumahan tanpa modal besar, membina usaha yang sedang berjalan untuk lebih maju, membangkitkan semangat usahawan yang sedang jatuh, menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama, saling tolong menolong, berbagi berkah, bersinergi kepada semua puhak untuk memujudkan cita-cita bersama.

“Peran Aplikasi Jasa Layanan Online sangat penting , oleh karena itu IPKOY bersinergi dengan semua jasa layanan yang ada diantaranya Grabfood, Grabmart, Gofood, Maximfood, UBBERfood, Sasuka.
Substansi IPKOY
– punya visi misi utk meningkatkan kesejahteraan dan kecakapan anggota merchant.
– menjadi wadah merchant berbasis personal, bukan bagian dari organisasi sosial dan organisasi politik manapun juga.
– Bersifat inklusif-pluralistik, terbuka utk Semua golongan, agama dan ras apapun juga.
– Azaz yg dibangun adalah persaudaraan, bukan mekanisme perusahaan Semata.
– Azaz lainnya adalah Azaz manfAat utk anggotanya, baik sisi pengembangan aplikasi maupun berbagai pelatihan.
– Selalu terbuka dalam hal kemitraan/partnership dgn pihak manapun juga dalam kerangka peningkatan kesejahteraan anggotanya”, tambah Sekjen IPKOY Burhan.

“IPKOY siap membantu bagi siapa saja untuk membuka usaha kuliner online. Semoga peran IPKOY dimasyarakat memberi dampak positif di tengah pandemi yang belum jelas kapan usai”. Pungkas Sukoco. Pertemuan selesai diakhiri dengan foto bersama.

Reporter : Skc
Editor : Mtp

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budaya

Resto Unik Serasa Tempoe Doeloe

Published

on

Spread the love

 

Bantul, (15/11/20), Suaradjogja.com – Dengan suasana yang unik dan ala ala di bawah pohon, suasana RM Serasa Tempoe Doeloe di Jalan Bibis Raya 20A Kembaran Tamantirto Bantul Yogyakarta menjadi alternatif kongkow yang asyik bareng teman atau keluarga di wilayah Bantul Yogyakarta. Suasana Tempoe Doeloe sangat terasa dengan property yang sederhana namun dapat mengingatkan kita pada suasana tempoe doeloe, banyak pohon besar seperti pohon melinjo, pohon asem, pohon nangka, dan banyak pohon pohon unik lainnya, menambah suasana yang hangat dan ngangeni.

RM Serasa Tempoe Doeloe menyajikan menu khas Masakan Jawa – Indonesia seperti Nasi Goreng Kebuli Telur bisa dikombinasi dengan ayam suwirnya yang menambah rasa khas yang tiada duanya, Soto Ayam Kemepyar dengan harga paket “yang penting bahagia” hanya Rp. 5.000 ( soto ayam dan teh), diharapkan dapat membantu semua pihak dalam kondisi pandemi ini, Sop Ayam Kampung Maknyus ( sop ayam kampung tanpa MSG), Tongseng Ayam Pedas Manis, Ayam Goreng Tempoe Doeloe yang enaknya tiada tara, Bakmi Godog hotplate dan Bakmi Goreng hotplate ( dapat di tambah dengan mozarela, sehingga menu tempoe doeloe dapat menjadi makanan ke-kinian) yang menjadi menu favorite anak anak muda hanya dengan merogoh kantong sebesar RP 15.000 saja sudah dapat menikmati menu tersebut sambil duduk di bawah pohon yang rindang. Adapun menu minuman spesial tak kalah serunya dengan menu makanan yang tersedia, diantaranya seperti Teh Poci Semriwing anti masuk angin, wedang Jahe gula batu ,Wedang Uwuh, Es Cendol Dawet adalah menu minuman yang paling favorit dan diminati banyak konsumen, karena cendol dawetnya selalu fresh dibuat sendiri oleh RM Serasa Tempoe Doeloe, tanpa bahan pewarna dan bahan pengawet dan dengan rasa manis asli gula jawa. Aneka menu yang lain di RM Serasa Tempoe Doeloe hadir memberikan warna dunia kuliner di Yogyakarta.

Daryanto Hadi salah seorang pengelola dan pemilik Resto Serasa Tempoe Doeloe menuturkan bahwa Resto ini dibuka dengan nama Serasa Tempoe Doeloe, karena awal dari bukanya resto adalah untuk melestarikan menu orang tua yang legendaris yaitu “sop ayam kampung dan es cendol dawet”, yang tastenya sop ayam kami berbeda dengan sop ayam kampung lainnya, sop ayam kami tanpa menggunakan MSG. Kami membuka resto yang sehat tanpa MSG.

” Resto di jalan Bibis Raya seluas kurang lebih 2000 meter ini berawal dari warung sop ayam di daerah Padokan Lor dekat Madukismo dan di daerah Karangjati serta di daerah Bugisan”, dengan berkembangnya usaha maka dibutuhkan tempat yang lebih luas dan nyaman, dan sekarang berada di jalan Bibis raya no 20 A Kembaran, Taman Tirto Kasihan Bantul Yogyakarta.

Daryanto Hadi dan Punik Mumpuni sebagai pemilik dan pengelola akhirnya membuka usaha catering ketika terjadi lonjakan permintaan pasar atas menu menu kami yang banyak diminati oleh customer, catering mulai dirintis tahun 2015.

Serasa Tempoe Doeloe sejak tahun 2015 sampai dengan sekarang telah bekerja sama dengan berbagai pihak, diantaranya hotel hotel di Yogyakarta, instansi pendidikan di yogyakarta (UII, UNY, UTY, UGM, RSUP Sardjito, TVRI, RRI, dll) dan sekitarnya, pabrik pabrik di sekitar Yogyakarta, syawalan lottemart, swalayan Carefour untuk pemenuhan makan siang karyawan dan Serasa tempoe doeloe catering juga telah melayani berbagai macam acara pernikahan, pengajian, acara keagamaan, rapat, seminar regional maupun nasional dll, demikian Punik Mumpuni kepada awak media.

Di tambahkan oleh Punik Mumpuni saat ini sebuah perusahaan besar menjadi mitra Serasa Tempoe Doeloe untuk kebutuhan makan malam perusahaannya, beberapa instansi pemerintah di Jogja juga menjadi pelanggan untuk kebutuhan rapat mereka.

” Saat ini kami masih dalam kontrak untuk penyediaan makan malam sebuah perusahaan yaitu PT Maesindo, dan hotel hotel di yogyakarta untuk penyedian makan para tamu serta kerjasama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk acara rapat dan seminar” tambah Punik Mumpuni.

Selain itu dengan fasilitas yang ada Resto Serasa Tempoe Doeloe juga melayani acara seperti syawalan,acara keagamaan, rapat ormas,rapat komunitas di mana untuk anggaran bisa di diskusikan dengan pengelola.

” Resto kami juga melayani acara – acara yang di selenggarakan oleh Ormas, Komunitas , Lembaga seperti Syawalan, acara keagamaan dan sejenisnya,untuk anggaran kami flexibel…bisa di diskusikan dengan kami ” pungkasnya.

Reporter : Gie Rahardjo

Continue Reading

Budaya

Asnur Seniman Multimedia, “Suasana Resto Serasa Tempoe Doeloe”

Published

on

Spread the love

 

Bantul, (14/11/20) –
Dengan suguhan khas dan unik yaitu Cake Sultan Tempoe Doeloe di Resto Serasa Tempoe Doeloe Jalan Bibis Raya Kembaran Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta, Seniman Multimedia Asrizal Nur merayakan hari ulang tahunnya.

Di isi dengan diskusi hangat dan ringan ulang tahun Seniman Multimedia yang sudah populer baik di Indonesia maupun Luar Negeri ini bercerita tentang dunia puisi, dongeng dan pantun.

” Puisi, dongeng atau pantun harus di sampaikan dengan indah… memukau dan penuh makna filosofi ” kata Bang Asrizal Nur dalam diskusi yang di pandu Mas Yanto Manusia Terbalik yang sekaligus Owner Resto Serasa Tempoe Doeloe.

Bang Asrizal Nur melanjutkan bahwa seni harus bisa di nikmati bersama,harus mampu memberikan keseimbangan hidup yang lebih indah dan ikhlas.

” Seni ada baiknya untuk bisa di nikmati bersama,bukan hanya bisa di nikmati seniman dan Tuhannya saja,seni budaya membawa dampak kehidupan, memberikan keseimbangan hidup lebih indah dan ikhlas” lanjut Bang Asrizal Nur.

Terkesan dengan suasana Resto Serasa Tempoe Doeloe yang unik dan menarik Bang Asrizal Nur berharap dapat mengadakan kegiatan seni di Resto yang menyajikan berbagai menu ini.

” Tempat yang bagus dan menarik,lain waktu kita buat acara pentas di sini,menu nasi goreng kebulinya juga enak ” tutur Bang Asrizal Nur.

Di temani beberapa teman seniman,pegiat sosial, pegiat media dan pelaku usaha seperti Ardhyansah Al Ertha, Sukoco Hayat,Muh Sanusi dan Ari Antoni diskusi mengalir penuh kehangatan.

Di antara karya beliau adalah Percakapan Pohon dan Penebang ( 2009) Antologi Puisi Nusantara ( 2006) Kumpulan Puisi Portugal Malaysia dan Indonesia ( 2011) Antologi Puisi Asean , The Vice Of Humanity ( 2015) Pulara 5 ( 2015) kini fokus mengelola Rumah Seni Sanur,tempat peristiwa kebudayaan banyak di lahirkan.

Reporter : Gie Rahardjo

Continue Reading

Artis

Deklarasi: Seniman Se-Gunungkidul Di RM Sego Abang Siraman Dukung BaBe

Published

on

Spread the love

 

Gunungkidul, Deklarasi sahabat BaBe yang ke 4 di RM Sego Abang, Siraman, Gunungkidul, dihadiri oleh Dadang Iskandar, dan seluruh sahabat BaBe yang meliputi diantaranya tokoh – tokoh masyarakat dan juga LSM serta beberapa awak media online.
Acara dimulai Pukul 13:00 Wib. hingga selesai dengan diramaikan oleh beberapa grup seniman diantaranya,
PAGUYUBAN SENIMAN CAMPURSARI Se-kabupaten Gunungkidul, Tamu kehormatan Om Bondan Nusantara, sutradara ketoprak kondang, dan beberapa seniman lainya.

Dalam kesempatan kali ini mereka (Seniman Gunungkidul) ikut mendeklarasikan dukungan Paslon no 3 Bambang Wisnu Handoyo dan Benyamin Sudarmadi untuk memenangkan pilkada Gunungkidul 9 Des 2020 nanti.

“Saya mengajak untuk mengangkat pasangan BABE menjadi Bupati Gunungkidul, karena beliau sudah terbukti selama 20 tahun dalam mengabdi kepada pemerintah dan masyarakat,” tegas Mbah Waluyo dalam penyampaiannya.

Menurut Mbah Waluyo kerja nyata saat inipun sudah terbukti. Contohnya pengeboran air di Gunungkidul untuk mencukupi kebutuhan air sudah mencapai 51 titik. “Jadi Pak Bambang Wisnu tidak main-main dalam memperhatikan kebutuhan air di Gunungkidul,” tegasnya.

Dalam sambutanya Dadang, mempercayakan penuh kepada para pelaku seni dan seluruh awak media, bahwa pelaku seni dan para awak media memiliki power ketika memberikan arahan kepada warga masyarakat khususnya.

“Saya percaya bahwa sahabat BaBe memiliki kekuatan memberikan arahan untuk memilih calon pemimpin Gunungkidul yang terbaik pada 9 Desember nanti. Harapan saya kaian bisa mengarahkan warga masyarakat agar memilih pasangan Bambang-Benyamin”, Ujarnya.

(spd)

Continue Reading

Berita Terpopuler