Connect with us

Budaya

Kalurahan Sidoharjo Kapanewon Tepus Adakan Pelatihan UMKM

Published

on

Spread the love

Gunungkidul, Suarametropolitan.com –//– Sebanyak 60 orang pelaku usaha di Kalurahan Sidoharjo Kapanewon Tepus Kabupaten Gunungkidul mengikuti acara pelatihan UMKM pada hari ini selasa (12/10/2021) yang bertempat di Balai Kalurahan Sidoharjo.

Adapun acara tersebut dilaksanakan dalam dua sesi guna menghindari adanya kerumunan yang mana untuk sesi pertama dilaksanakan mulai pukul 09.00 sampai selesai dan dihadiri 30 peserta, sedangkan sesi kedua dimulai pada pukul 13.00 sampai selesai.

Narasumber yang hadir pada acara tersebut Evi Nurcahyani, SIP selaku Lurah Kalurahan Sidoharjo dan Sulastana selaku Ulu ulu Kalurahan Sidoharjo Kapanewon Tepus.

Heru eko susilo selaku Carik Kalurahan Sidoharjo Kapanewon Tepus kepada awak media Suarametropolitan.com mengatakan tujuan diadakanya pelatihan ini agar para pelaku usaha di Kalurahan Sidoharjo Kapanewon Tepus bisa untuk masuk terdaftar dalam OSS.

“Saya berharap supaya nantinya para pelaku usaha dapat menerapkan apa yang mereka dapat dari acara pelatihan ini sehingga nantinya akan dapat meningkatkan perekonomian bagi para pelaku usaha di Kalurahan Sidoharjo,” Harapnya.

Hingga berita ini diturunkan pelaksanaan pelatihan masih berjalan lancar dan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Agus y

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budaya

Terkait Perijinan Resto Omah Latare Ombo, Sekda Kabupaten Magelang: Kami Akan Memanggil Seluruh OPD

Published

on

Spread the love

Magelang, SuaraMetropolitan.com,-Terkait polemik pelanggaran aturan ijin operasional resto omah latare ombo yang terletak di Jalan Magelang-Salatiga Km.24 wilayah Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang memulai babak baru, Drs.Adi Waryanto selaku Pejabat Sekretaris Daerah(Sekda) Kabupaten Magelang memberikan pernyataan saat di konfirmasi terkait hal tersebut oleh awak media di ruang kerjanya pada Selasa (12-10-2021) sekira Pukul 13.00 WIB. Kabar tersebut dilangsir dari media Suarakpk.com, pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Drs. Adi Waryanto saat di tanya perihal sikap atau respon pihak pemerintah/eksekutif dengan adanya polemik perijinan resto omah latare ombo menyampaikan jika akan segera mengadakan konsolidasi internal dengan melibatkan OPD terkait untuk bersama menelalaah permasalah yang sudah menjadi konsumsi publik tersebut.

“Terkait hangatnya pemberitaan resto omah latare ombo, kami akan segera memanggil seluruh OPD dan mengadakan konsolidasi internal, secepatnya setelah kita telaah bersama hasilnya akan kami laporkan ke atasan yaitu bapak bupati, selanjutnya setelah laporan di terima kami menunggu perintah dari bapak bupati” terang Sekda.

Lebih lanjut Drs.Adi Waryanto menegaskan jika pihak Pemerintahan Kabupaten Magelang berkomitmen menjalankan aturan sesuai undang undang atau pun perda, namun semua harus melalui tahapan yang benar.

Di sisi lain Kasatpol PP Kabupaten Magelang Wisnu Harjanto, S.Sos, M.M menerangkan saat di konfirmasi awak media suarakpk.com pada Senin (11-10-2021) diruang kerjanya sekira Pukul 12.00 WIB bahwa terkait polemik resto omah latare ombo pihak Satpol PP selaku pihak yang menjadi ujung tombak penegakan perda di Kabupaten Magelang sudah melakukan tindakan dengan menyidak langsung ke lokasi dan bertemu dengan pihak pengelola, namun pihaknya tidak serta merta langsung menutup resto, langkah yang di ambil dengan memberi peringatan dan memberikan masukan.

“Dengan munculnya pemberitaan kmaren kami langsung bergerak, datang ke lokasi, selain menyidak kami juga menekankan terkait protokol kesehatan di resto tersebut, kami juga memberikan masukan agar segera di adakan musyawarah dengan seluruh elemen di Desa Gondangsari” tegas Wisnu Harjanto.

Wisnu juga berharap jika perda terkait pelanggaran di resto omah latare ombo akan di berlakukan dengan tegas maka harus ada sinergi dari dinas terkait yang memang berhungan langsung dengan perda tersebut, sehingga pihak Satpol PP lebih kuat, serta di harapkan pula awak media bisa mengkomunikasikan segera ke para pihak agak segera ada bentuk tindakan.

(Redaksi)

Continue Reading

Budaya

Danang: Ditutupnya Kalahari Resto Pegawai Akan Jadi Relawan Bantu Tim Medis

Published

on

Spread the love

Gunungkidul, Suarametropolitan.com — Lonjakan penularan Covid-19 kian meningkat. Korban jiwa berjatuhan dimana-mana, rumah sakit mengaku kekurangan tenaga medis, oksigen dan ruang ICU. Kondisi seperti ini sangat mengetuk bagi siapa saja untuk peduli terhadap keselamatan bersama.

Situasi wilayah Gunungkidul yang demikian, kepedulian pihak Kalahari Resto and Cafe yang merupakan sebuah perusahaan kuliner di Kecamatan Wonosari, akan meliburkan tempat usahanya. Tidak hanya itu, sebagai bentuk lain support terhadap upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19, sejumlah pegawai Kalahari dengan sadar rela menjadi relawan.

Menurut owner yakni Danang Ardianta, bawasanya keputusan meliburkan restoran dan cafe yang tengah naik daun dengan konsep nuansa Bali-Jawa ini bukan tanpa alasan kuat. Hal tersebut dilakukan karena kondisi penyebaran covid-19, yang sangat massive di Gunungkidul.

Sifatnya penutupan sementara tempat usaha ini, sebagai bentuk keprihatinan kami di dunia kesehatan dan mengedukasi kepada masyarakat akan pentingnya kesehatan, menjaga keselamatan diri, keluarga dan kerabat agar tidak terpapar Virus yang berbahaya atau Covid-19,ini.

“Melindungi keluarga saya dan seluruh pegawai Kalahari juga lingkungan sekitar,” kata Danang Ardianta, pemilik Resto Kalahari, Rabu (30/06/2021).

Lebih lanjut Danang mengatakan bahwa penutupan dilakukan mulai Tanggal 1 Juli sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

“Ini adalah inisiatif sendiri berdasarkan kesadaran, bukan karena salah satu dari pihak Kalahari ada yang terpapar covid atau paksaan dari pihak manapun,” jelasnya.

Pihaknya juga meminta maaf kepada pelanggan yang sudah reservasi tempat, dengan sangat terpaksa membatalkannya.

“Kami hanya melayani pembelian makan minum dengan reservasi online ke nomor WA 081325257474,” terangnya.

Harapan Danang (Owner Kafe), berawal dari gerakan ini, seluruh masyarakat memiliki kesadaran yang sama, menjunjung tinggi himbauan pemerintah dan membantu dalam upaya menghentikan penyebaran covid-19 untuk senantiasa menerapkan PROKES dimanapun berada.

(Reporter).

Continue Reading

Budaya

Pesan H.Sunaryanta: Jangan Sampai Hal Yang Berkaitan Dengan Alam Dijual Belikan

Published

on

Spread the love

 

Gunungkidul, (21/04/2021), Suarametropolitan.com — Menurut laporan kegiatan humas kriminal 2 yang disampaikan melalui Grup Whatsapp, pada Hari Selasa tanggal 20 April 2021 Pukul 16.30 wib di komplek masjid Al Falah dan balai Kalurahan Nglindur dilaksanakan kegiatan buka bersama.

Hadir dalam acara buka bersama tersebut, Bupati Gunungkidul H.Sunaryanta, Panewu Girisubo Alsito,S.Sos, Kapolres Gunungkidul
AKBP Agus Setiawan S.I.K, Dandim 0730 Gunungkidul Letkol Noppy Laksana Armyanto,Kapolsek Girisubo
Akp Wasdiyanto, SH, Danposmil Peltu Hervianto.

Takmir masjid Al Falah memberi sambutan berisikan harapan kepada pemerintah kabupaten Gunungkidul, agar mendampingi supaya wilayahnya tidak dikuasai oleh pihak lain.
“Semoga pemerintah kabupaten agar senantiasa mendampingi agar wilayah tidak dikuasai oleh pihak lain
-semoga bapak bupati bisa mengayomi dan sukses selalu, dan menjadi pantutan bagi warga gunungkidul yang sejahtera”, sambut Takmir.

Kemudian H.Sunaryanta memberikan tanggapan sebagai bentuk terimakasih atas pengadaan buka bersama, dan menyampaikan beberapa prediksi kedepan untuk wilayah Girisubo.

“Mudah-mudahan senantiasa diberikan kelancaran lahir dan bathin bagi warga girisubo dan sekitarnya
-suatu kebanggaan bisa berkumpul dalam acara ini karna dalam sekian banyaknya masjid tidak sempat dikunjungi semua, masjid al falah, nglindur, girisubo adalah masjid pertama kali bagi saya berkunjung,
wilayah selatan suatu saat nanti bisa jadi bukan milik masyarakat, bisa jadi milik orang lain atau diambil alih, di tahun 2023 akan terkoneksi semua, tentu ekonomi akan meningkat, untuk itu jangan sampai hal yang berkaitan dengan alam dijual belikan, karna tidak tau kedepannya akan seperti apa
fenomena yang terjadi di gunungkidul, perceraian termasuk kasus yg cukup luar biasa di gunungkidul dan kasus bunuh diri juga dimohon dengan sangat tolong orang-orang terdekat agar dikasih tau, dan memberi pencerahan kepada orang-orang tersebut.sampah dibuang sembarangan tolong jangan sampai ada kejadian lagi maupun kejadian kekerasan yang sekarang ini sedang marak maraknya”, sambutnya.

Dalam acara tersebut juga menyampaikan bentuk bingkisan bantuan dana romadhon sebesar 3 juta rupiah, Bingkisan safari romadhon 3 unit wireless portable, serta Bingkisan bantuan tempat ibadah dari sarpras Kabupaten Gunungkidul sejumlah 5 juta rupiah.

(Rep/post: Supadiyono)

Continue Reading

Berita Terpopuler