Berita Daerah

Lestarikan Bahasa Palembang, Dinas Kebudayaan Hidupkan Kampung Bebaso Lewat Lomba di 27 Ilir

×

Lestarikan Bahasa Palembang, Dinas Kebudayaan Hidupkan Kampung Bebaso Lewat Lomba di 27 Ilir

Sebarkan artikel ini
Foto istimewa.

Palembang,SuaraMetropolitan Dalam rangka pembinaan Kampung Tematik, Dinas Kebudayaan Kota Palembang menggelar Lomba Bebaso di Kampung Bebaso, Kelurahan 27 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Senin (18/8/2025). Kegiatan ini sekaligus memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Lomba diikuti masyarakat setempat yang sebelumnya telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan Bebaso Palembang dari para tokoh budaya. Peserta menampilkan kepiawaian berbahasa Palembang dengan gaya khas yang menjadi identitas kearifan lokal. Para pemenang lomba mendapatkan hadiah hiburan dari panitia.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemerintah Kota Palembang M Affan Prapanca, menegaskan kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menghidupkan kembali budaya tutur masyarakat Palembang.

Baca juga: Palembang Bidik Swasti Saba Wistara 2025, Wali Kota Optimistis Raih Predikat Kota Sehat

“Bebaso bukan sekadar bahasa, tetapi warisan luhur yang merepresentasikan kesantunan, kehalusan budi, sekaligus kekayaan intelektual masyarakat Palembang. Jika tidak kita rawat bersama, generasi muda bisa saja kehilangan jati diri budayanya. Karena itu, pelestarian Bebaso menjadi penting sebagai bagian dari identitas Palembang,” ujar M Affan Prapanca, kepada SuaraMetropolitan.

Lebih lanjut, ia menegaskan dukungan penuh Pemkot Palembang terhadap program pengembangan kampung tematik.

Baca juga: Permainan Cuki, Warisan Leluhur Palembang yang Kembali Dihidupkan Dinas Kebudayaan

“Kami berkomitmen agar Kampung Bebaso 27 Ilir ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi budaya, tetapi juga destinasi wisata yang mampu menarik perhatian wisatawan. Dengan begitu, pelestarian budaya bisa berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Inilah semangat yang ingin kita wujudkan bersama melalui pembinaan kampung tematik,” tambahnya.

Dengan adanya pembinaan kampung tematik ini, Dinas Kebudayaan optimis bahwa Kampung Bebaso akan menjadi ruang hidup bagi tradisi, sekaligus daya tarik baru bagi wisata budaya Palembang di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.