Palembang,SuaraMetropolitan – Tanggapan datang dari mantan Wali Kota Palembang dua periode, Eddy Santana Putra, menyusul penetapan tersangka terhadap para pemimpin kota Palembang setelah beliau mulai dari mantan Wali Kota Palembang mendiang Romi Herton, Harnojoyo dan mantan Wakil Wali Kota Fitrianti Agustinda dalam kasus dugaan korupsi.
Saat dimintai komentar oleh SuaraMetropolitan, Eddy tak banyak berkomentar mengenai kasus hukum yang menjerat para mantan pemimpin Palembang tersebut. Namun, ia melontarkan pernyataan penuh makna.
“Saya no comment, yang jelas sistem tanam tuai itu berlaku. Apa yang ditanam, itu yang akan dituai,” ucapnya di sela acara peresmian Warkop Kopi Putra Agam di kawasan Kambang Iwak, Rabu (9/7/2025).
Tak hanya itu, Eddy juga menyampaikan terhadap kinerja Wali Kota Palembang saat ini, Ratu Dewa. Menurutnya, kondisi Kota Palembang mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
“Pembangunan kota Palembang setelah saya itu jauh menurun. Sampah makin menumpuk, air bersih tidak merata, pasar-pasar tradisional semrawut,” ujarnya.
Ia berharap Wali Kota saat ini lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat dan menghidupkan sektor ekonomi kerakyatan.
“Saya minta Wali Kota sekarang hidupkan UMKM, perbaiki pasar-pasar. Dulu saya membangun Palembang ini dengan susah payah. Sekarang tinggal melanjutkan saja,” tegas Eddy.






