Berita Daerah

Muba Dorong Tata Kelola Migas Unggul untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

×

Muba Dorong Tata Kelola Migas Unggul untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Sebarkan artikel ini
Foto bersama di sela-sela kegiatan.

Palembang,SuaraMetropolitan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Musi Banyuasin (Muba), Drs Syafaruddin MSi, menghadiri Forum Sekda Wilayah Sumbagsel Tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Senin (1/12/2025). Kegiatan tahun ini mengangkat tema “Peningkatan Kontribusi Hulu Migas Bersama KKKS Wilayah Sumbagsel Melalui Sinergi PPM dan Tata Kelola Unggul untuk Ketahanan Energi Nasional”.

Dalam kesempatan itu, Syafaruddin menyampaikan apresiasi atas konsistensi SKK Migas menyelenggarakan forum ini sebagai ruang dialog resmi dalam memperkuat tata kelola dan kontribusi sektor hulu migas bagi daerah.

“Ini menegaskan komitmen kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan sektor migas,” ujarnya.

Ia menilai, tema forum sangat relevan dengan kebutuhan daerah, khususnya Kabupaten Muba sebagai salah satu wilayah operasi migas penting di Sumatera Selatan.

Baca juga: 115 Ribu Sambungan Jargas Dibangun Nasional, Muba Dapat Jatah 5.143

“Kontribusi migas berdampak besar pada PAD, perekonomian lokal, dan kesejahteraan masyarakat, sehingga penguatan sinergi sangat diperlukan,” ulasnya.

Syafaruddin juga menekankan pentingnya Tata Kelola Unggul (Good Governance) dalam industri hulu migas. Menurutnya, penguatan tata kelola tidak hanya berkaitan dengan regulasi, tetapi juga mencakup kejelasan peran, koordinasi antarpihak, transparansi, serta pengawalan setiap program.

“Pemerintah daerah dan KKKS harus berjalan dalam kerangka tata kelola yang terukur, akuntabel, dan sejalan dengan standar nasional untuk mendukung ketahanan energi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Muba, Mursalin SE MM, menyoroti pentingnya integrasi Program Pengembangan Masyarakat (PPM) dengan perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, PPM tidak boleh berjalan sendiri, melainkan harus masuk ke seluruh siklus perencanaan daerah, mulai dari pengkajian kebutuhan, verifikasi lapangan, proses perizinan, hingga evaluasi.

Baca juga: Solidaritas TNI: Korem 044/Gapo Gelar Doa untuk Korban Banjir dan Longsor Sumatera

“Muba sendiri sudah memperkuat sinergi OPD dalam desk migas, vokasi migas, dan perencanaan CSR/TSP,” ungkap Mursalin.

Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kapasitas SDM lokal menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan energi nasional. Daerah, kata dia, harus mampu menyiapkan tenaga kerja terampil agar mampu memanfaatkan peluang kerja di sektor migas.

“Kolaborasi dengan KKKS dan lembaga vokasi (contoh PPSDM Cepu, MVC Muba) menjadi kunci untuk menurunkan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan,” urainya.

Di akhir penyampaiannya, Mursalin menegaskan komitmen Pemkab Muba untuk terlibat aktif dalam kolaborasi regional guna mengoptimalkan kontribusi sektor migas.

“Pemkab Muba siap menjadi bagian dari kolaborasi regional dalam mengoptimalkan kontribusi migas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung ketahanan energi nasional melalui sinergi yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.