Berita Daerah

Muba Siap Salurkan Bantuan Beras 2025, Target Tuntas Sebelum 31 Juli

×

Muba Siap Salurkan Bantuan Beras 2025, Target Tuntas Sebelum 31 Juli

Sebarkan artikel ini
Foto bersama di sela-sela kegiatan rakor yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Muba Apriyadi, mewakili Bupati HM Toha SH, bersama jajaran Perum Bulog Sumsel-Babel, untuk mematangkan persiapan teknis penyaluran bantuan. 

Muba,SuaraMetropolitan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersinergi dengan Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung dalam menyalurkan Bantuan Pangan Tahun 2025 berupa beras gratis kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Serasan Sekate, Selasa (15/7/2025). Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Muba Dr Apriyadi MSi yang mewakili Bupati HM Toha SH, bersama jajaran Perum Bulog Sumsel-Babel, untuk mematangkan persiapan teknis penyaluran bantuan.

“Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) akan menerima 10 kilogram beras per bulan. Jadi totalnya 20 kilogram per PBP,” jelas Tri Novianti, Manager Operasional dan Pelayanan Perum Bulog. Ia menambahkan, jumlah penerima bantuan di Kabupaten Muba mencapai 35.380 Kepala Keluarga (KK).

Baca juga: Komisi III DPRD Palembang Bongkar Masalah Keuangan PT TGM, Gaji Driver Feeder LRT Tersendat Meski Dana Pemerintah Sudah Cair

Penyaluran bantuan ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Juli 2025. Menurut Tri, data penerima mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

Tahun ini juga terjadi perubahan dalam mekanisme penyaluran. Di antaranya, beras akan langsung dikirimkan oleh transporter ke titik distribusi dengan dukungan petugas dari kecamatan dan desa. Selain itu, jumlah PBP di Muba mengalami pengurangan sebanyak 2.899 orang.

“Kami tegaskan bahwa penerima tidak boleh diwakilkan. Mereka wajib hadir langsung dan membawa identitas diri berupa KTP,” tegasnya.

Baca juga: Kasus Korupsi Jaringan Desa Mengembang, Pengacara dan Pejabat DPMD Muba Jadi Tersangka

Sementara itu, Sekda Muba Dr Apriyadi MSi menyatakan bahwa kelancaran program ini menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari Bulog, Pemkab Muba, hingga pemerintah desa.

“Kami minta timeline distribusi disusun secara jelas agar penyaluran berjalan lancar,” kata Apriyadi. Ia juga menekankan pentingnya memprioritaskan wilayah-wilayah yang sulit dijangkau terlebih dahulu. “Dengan harapan penyaluran bisa selesai tepat waktu,” tambahnya.

Berdasarkan data DTSEN, sebaran jumlah penerima bantuan di sejumlah kecamatan di Muba adalah sebagai berikut: Sekayu (6.566 PBP), Lais (4.680), Sungai Lilin (2.621), Lalan (2.452), Bayung Lencir (2.371), Babat Toman (2.379), Sanga Desa (2.407), Tungkal Jaya (1.779), Lawang Wetan (1.718), Babat Supat (1.705), Sungai Keruh (1.584), Keluang (1.653), Plakat Tinggi (1.286), Jirak Jaya (1.182), dan Batang Hari Leko (1.007).

Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Cabang PT Jasa Prima Logistik Bulog Cabang Sumsel Rivai Imam Masri, Plt Asisten II Setda Muba Erdiansyah SP MSi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ali Badri ST MT, Kabag Perekonomian Muhammad Aswin SSTP MSi, serta para camat dari seluruh wilayah Kabupaten Muba. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.