Berita Daerah

“Nyanyian Anak dari Desa” Menghipnotis Penonton, Ratu Dewa Pertimbangkan ke Layar Lebar

×

“Nyanyian Anak dari Desa” Menghipnotis Penonton, Ratu Dewa Pertimbangkan ke Layar Lebar

Sebarkan artikel ini
Foto bersama usai pentas drama musikal yang menampilkan perjalanan hidup Walikota Palembang, H Ratu Dewa, yang penuh lika-liku, Kamis (5/2/2026).

Palembang,SuaraMetropolitan – Suasana Graha Taman Budaya Sriwijaya, Jakabaring, Kamis (5/2/2025), mendadak bergemuruh oleh tepuk tangan penonton. Ratusan pasang mata tampak terpukau menyaksikan drama musikal yang menampilkan perjalanan hidup Walikota Palembang, H Ratu Dewa, yang penuh lika-liku.

Drama musikal bertajuk “Nyanyian Anak dari Desa” tersebut diangkat dari buku memoar karya Sri Maryati. Pertunjukan ini diperankan oleh siswa-siswi berbakat dari SMA PGRI 2 Palembang di bawah arahan M Yunus, yang berhasil membawa penonton menyelami kisah masa kecil hingga perjuangan panjang Ratu Dewa sebelum menjadi pemimpin Kota Palembang.

Pementasan itu tidak hanya menyuguhkan hiburan, namun juga menyampaikan pesan kuat tentang tekad, keteguhan, serta nilai-nilai kehidupan yang membentuk sosok Ratu Dewa hingga berada di titik saat ini.

Saat menyaksikan pertunjukan tersebut, H Ratu Dewa tampak tak kuasa menahan haru. Baginya, pementasan ini menjadi pengingat perjalanan hidup yang ditempuh dengan kerja keras serta doa.

Baca juga: Komisi IV DPRD Palembang Dorong Alokasi Insentif Sekolah dari Anggaran MBG

“Jangan lihat posisi saya sekarang, tapi lihatlah proses panjang yang saya lalui dari desa. Saya tidak akan jadi seperti ini tanpa doa orang tua dan nilai-nilai spiritual,” ungkap Ratu Dewa.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan yang diraihnya saat ini merupakan hasil dari kepatuhan kepada orang tua, serta integritas yang telah ia pegang sejak masa sekolah.

Menariknya, keberhasilan drama musikal ini juga membuka peluang baru. Ratu Dewa mengaku sempat ragu saat ada tawaran untuk mengangkat kisah hidupnya ke layar lebar karena kesibukan. Namun setelah melihat antusiasme penonton serta kualitas akting para siswa, ia mulai mempertimbangkan kembali rencana tersebut.

“Melihat ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, mungkin ini akan menjadi pemantik saya untuk membawa kisah ini ke layar lebar,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua YPLP PGRI Kota Palembang, Hasanudin, menegaskan bahwa pertunjukan seni yang digelar di Graha Taman Budaya Sriwijaya bukan sekadar agenda hiburan tahunan, melainkan bentuk nyata dari keunggulan sekolah.

Baca juga: Target Restribusi Tak Tercapai, Pengelola Parkir Pasar Shopping Kayuagung Diganti

Hasanudin juga menyebut bahwa bidang seni budaya telah menjadi identitas kuat SMA PGRI 2 Palembang yang terus dipertahankan hingga kini.

Kepala SMA PGRI 2 Palembang, Herry SPd MPd, menjelaskan pemilihan sosok Ratu Dewa sebagai tokoh utama bukan tanpa alasan. Ia menilai kisah hidup Walikota Palembang tersebut sangat inspiratif bagi generasi muda yang tengah berjuang mengejar cita-cita.

“Pementasan ini merupakan agenda rutin sekolah selama tiga hari berturut-turut yang dihadiri oleh siswa SMP hingga SMA se-Kota Palembang. Selain sebagai ajang pembinaan seni dan budaya, kegiatan ini juga berfungsi sebagai promosi sekolah yang telah meraih predikat unggulan tingkat nasional,” paparnya.

Dalam pementasan itu, salah satu pemeran yang paling mencuri perhatian adalah Fahri, siswa SMP Negeri 12 Palembang yang memerankan sosok Ratu Dewa kecil. Dengan penuh semangat, Fahri mengaku bangga bisa mengambil peran penting dalam drama musikal tersebut.

“Sangat senang sekali bisa memerankan Pak Dewa kecil. Semoga nanti saya bisa sukses seperti beliau,” ujar Fahri optimis. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.