Berita Daerah

Palembang Ukir Prestasi Nasional di Bidang Transformasi Digital 2025

×

Palembang Ukir Prestasi Nasional di Bidang Transformasi Digital 2025

Sebarkan artikel ini
Foto bersama di sela-sela kegiatan.

Palembang,SuaraMetropolitan Kota Palembang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui keberhasilan dalam pengembangan layanan berbasis teknologi. Dalam ajang penghargaan nasional yang digelar IT Works Indonesia, Palembang berhasil membawa pulang dua kategori bergengsi terkait implementasi transformasi digital.

Penghargaan tersebut masing-masing diberikan untuk kategori Top Digital Implementation 2025 dan Top Leader on Digital Implementation 2025. Keduanya menjadi simbol pengakuan nasional atas keseriusan Palembang menerapkan sistem layanan publik digital secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Kategori Top Digital Implementation 2025 diperoleh berkat keberhasilan penerapan transformasi layanan berbasis digital yang telah diintegrasikan dalam sistem pelayanan kesehatan daerah. Sementara penghargaan Top Leader on Digital Implementation 2025 dianugerahkan kepada Direktur Utama RSUD Bari Palembang, dr Amalia, atas kepemimpinannya dalam mendorong inovasi digital pada layanan kesehatan.

Prosesi penganugerahan berlangsung di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta, Kamis (4/12/2025) dan penghargaan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam.

Prima mengatakan, pencapaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa transformasi teknologi di Kota Palembang telah mendapat pengakuan secara nasional.

Baca juga: Lanud SMH Terbangkan 14 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar

“Penghargaan TOP Digital ini menjadi bukti bahwa perkembangan dan transformasi teknologi di Kota Palembang telah diakui secara nasional. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan transformasi digital di segala lini, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa digitalisasi kini merupakan kebutuhan yang harus dihadapi pemerintah di era modern untuk menghasilkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan efisien.

Sementara itu, Direktur RSUD Bari Palembang, dr Amalia, menyampaikan rasa terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang atas dukungan penuh terhadap pengembangan digitalisasi layanan.

“Dengan arahan dan support tersebut, kami terus melakukan pengembangan layanan agar RSUD Bari menjadi rumah sakit unggul dan mandiri berbasis digital,” ujar dr Amalia.

Ia menjelaskan bahwa RSUD Bari telah mengembangkan berbagai layanan digital yang terintegrasi, mulai dari pendaftaran pasien secara online, pelayanan berbasis aplikasi, hingga penggunaan rekam medis elektronik yang sepenuhnya menggantikan sistem manual.

“Seluruh layanan kami upayakan berbasis digital. Pendaftaran pasien sudah bisa dilakukan secara online, pelayanan juga terintegrasi melalui aplikasi, dan rekam medis kini sudah berbentuk elektronik. Dengan sistem ini, kami tidak lagi menggunakan status manual sehingga pelayanan menjadi lebih cepat, aman dan akurat,” jelasnya.

Baca juga: Wawako Pagar Alam Dorong Kesadaran Gizi dan Lingkungan Lewat Program MBG

Tak hanya itu, integrasi dengan sistem BPJS Kesehatan juga terus dimaksimalkan agar peserta JKN mendapatkan pelayanan yang lebih mudah dan efisien.

Ketua Penyelenggara TOP Digital Award, M Lutfi Handayani, menjelaskan bahwa ajang ini merupakan salah satu penghargaan terbesar dan paling bergengsi di Indonesia dalam bidang pemanfaatan teknologi digital, baik bagi instansi pemerintahan maupun korporasi.

“TOP Digital Award diselenggarakan untuk mendorong peningkatan kualitas dan efektivitas implementasi teknologi digital di Indonesia. Penilaian dilakukan secara objektif oleh para pakar dan praktisi dari berbagai asosiasi nasional,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan bahwa penilaian dimulai dari seleksi hampir 1.000 peserta. Dari jumlah tersebut, 200 kandidat lolos ke tahap berikutnya, 148 terdaftar aktif, dan hanya 131 yang berhasil mengikuti seluruh proses penilaian hingga selesai.

Proses penjurian berlangsung selama dua bulan sejak 30 September hingga awal Desember 2025, di mana peserta memaparkan strategi, capaian, serta keberhasilan mereka dalam menerapkan pemanfaatan teknologi digital.

“Ajang ini tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga menjadi ruang evaluasi, pembelajaran, dan inspirasi dalam penerapan transformasi digital. Bahkan pasca acara, kami juga memberikan layanan konsultasi gratis kepada para peserta untuk meningkatkan kualitas digitalisasi ke depan,” tambahnya. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.