Jakarta,SuaraMetropolitan – Upaya Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam mengatasi persoalan penyediaan air bersih bagi masyarakat terus menunjukkan titik terang. Sebagai bentuk keseriusan, jajaran Pemkab Banyuasin melakukan kunjungan ke PT Mustika Jimbaran Indah yang berlangsung di The Plaza Office Tower lantai 20, Plaza Indonesia, Jakarta. Selasa (3)2/2026)
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Banyuasin bersama Sekretaris Daerah secara langsung membahas kondisi infrastruktur air bersih di Banyuasin, tantangan geografis, serta kebutuhan masyarakat dengan Direktur Utama PT Mustika Jimbaran Indah, Yen Suriana Muliadi.
Bupati Banyuasin Askolani menyampaikan bahwa upaya penyelesaian persoalan air bersih telah dilakukan sejak jauh hari dan melibatkan berbagai pihak. Namun, pandemi Covid-19 yang berdampak pada kemampuan anggaran daerah turut memengaruhi realisasi perbaikan layanan PDAM.
“Terus terang ini bukan calon investor pertama, dan upaya kami mengatasi kesulitan air bersih ini bahkan sudah jauh sebelum pandemi covid-19 datang. Namun setelah pandemi yang berdampak terhadap anggaran akhirnya juga berdampak terhadap upaya kami merealisasikan perbaikan PDAM,” ujar Bupati Askolani.
Baca juga: TERUNGKAP! 56 Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higienis Masih Beroperasi di Palembang
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa kerja sama penyediaan air bersih bukanlah proyek jangka pendek dan memerlukan kesiapan kebijakan yang matang, termasuk kepastian keberlanjutan di tengah dinamika politik daerah.
Ia berharap, pergantian kepala daerah maupun kebijakan baru ke depan tidak mengganggu kesepakatan yang telah disusun, mengingat dampaknya sangat besar terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Kalo urusan teknis, kita yakin sudah banyak orang pintar dan ahli yang bisa mengatasinya, jadi kalo sudah sepakat segera teken MoU, biar masyarakat bisa segera mendapatkan air bersih,” tegas Bupati yang didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Alfian.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin Erwin Ibrahim telah lebih dahulu menerima silaturahmi dari PT Mustika Jimbaran Indah yang diwakili oleh VP Business Development, Andrijanto, sebagai bagian dari penjajakan kerja sama.
Baca juga: Investasi Properti Tumbuh, Sekda Palembang Ingatkan Pengembangan Terkait Tata Ruang
PT Mustika Jimbaran Indah sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan infrastruktur air bersih, khususnya melalui kerja sama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Perusahaan ini telah mengembangkan proyek air bersih di sejumlah daerah, seperti Kota Bekasi sejak 2022 dan Kabupaten PALI yang memasuki tahap rekonstruksi pada 2024.
Sekda Banyuasin Erwin Ibrahim menjelaskan bahwa kerja sama yang direncanakan mencakup pembangunan jaringan air bersih secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir.
“Di Banyuasin, kita sudah memiliki pelanggan dan untuk kebutuhan air bersih sudah sangat besar,” paparnya.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Bappeda Litbang Banyuasin Rini Pratiwi, Direktur Utama PDAM Banyuasin Hendra Gunawan, Sekretaris Dinas Bappeda Banyuasin Zainal Makmun, serta Plt Kepala Dinas Kominfo Banyuasin Ida Bahagia.






