Berita Daerah

Pemkab Banyuasin Perkuat Komitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan Dasar

×

Pemkab Banyuasin Perkuat Komitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan Dasar

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., saat menghadiri kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya di SD Negeri 12 Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Sabtu (8/8/2026). 

Banyuasin,SuaraMetropolitan Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar melalui kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk perguruan tinggi. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., saat menghadiri kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya di SD Negeri 12 Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan yang dihadiri Korwil Diknas Banyuasin, Camat Rambutan, Plt. Sekdis Kominfo-SP Banyuasin, serta seluruh peserta pelatihan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dasar sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Netta Indian menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan memerlukan sinergi dari berbagai pihak.

“Peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Konten Kunjungan Plt Kadishub Palembang ke Dermaga 7 Ulu Tuai Sindiran, DPRD: “Besak Kelakar”

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda akademik semata, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi guru, peserta didik, sekolah, dan masyarakat. Kehadiran dosen dan mahasiswa di tengah masyarakat juga diharapkan menjadi ruang untuk berbagi ilmu, pengalaman, inovasi pembelajaran, serta menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan pendidikan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Pelatihan, Prof. Dr. Siti Dewi Maharani, M.Pd., mengatakan bahwa kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan tersebut merupakan langkah awal menuju kemitraan yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini menjadi awal kemitraan. Mari manfaatkan kesempatan ini dengan berdiskusi, bertanya, dan saling belajar. Kita jadikan kegiatan ini sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang benar-benar berkontribusi bagi masyarakat, sehingga lahir inovasi yang memberikan dampak positif,” ungkapnya.

Baca juga: Dataran Tinggi Pagar Alam Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Penanaman Perdana 19 Agustus

Ia menjelaskan, kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui lima tim dengan lima klasikal dan lima tema, sehingga diharapkan dapat memberikan pengalaman dan manfaat yang lebih luas bagi para peserta.

Senada dengan itu, Koordinator Prodi PGSD, Dr. Esti Susiloningsih, M.Si., menegaskan bahwa kerja sama antara Universitas Sriwijaya dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin tidak boleh hanya menjadi kesepakatan formal di atas kertas, melainkan harus diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Ini bukan hanya kerja sama antara Unsri dan Pemerintah Banyuasin. Kerja sama ini tidak hanya tertulis di atas kertas, tetapi kami buat menjadi aksi nyata,” tegasnya.

Melalui kegiatan PPM PGSD FKIP Universitas Sriwijaya tersebut, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin semakin kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui penguatan pendidikan dasar dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.