Connect with us

Peristiwa

Pengendara Motor Meninggal Dunia Akibat Laka Lantas Di Jalan Wonosari – Yogyakarta

Published

on

Spread the love

Gunungkidul, Suarametropolitan.com — Kecelakaan lalu lintas antara truk dengan sepeda motor di jalan Yogyakarta – Wonosari tepatnya di Tikungan karangsari Rt 02/01, Nglanggeran, Kapanewon Patuk, Gunungkidul, D.I Yogyakarta, mengakibatkan Satu orang meninggal dunia. (08/10/2021.12:27.Wib).

Kronologi kejadian sepeda motor yang dikendarai Prastyo, warga Karangsari, Rt/Rw 002/001 Nglanggeran, Patuk,
berjalan dari arah Barat (Yogyakarta) menuju arah Timur (Wonosari), keluar jalur kekanan sesampainya di TKP (jalan menurun dan menikung kekiri). Namun naas bersamaan dengan itu melaju mobil jenis Truk No.Pol: B-9075-JM yang dikemudikan JM (alias S) warga Berbah, Sleman, melaju dari arah berlawanan Timur (wonosari) menuju arah Barat (Yogyakarta), dan terjadilah kecelakaan.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian yang menangani kejadian tersebut korban pengendara sepeda motor mengalami luka serius di bagian kepala, kaki kanan patah serta tangan kanan patah, dan langsung dibawa ke RSUD Wonosai namun sesaat kemudian korban meninggal dunia.

Selanjutnya korban diserahkan kepihak keluarga untuk dimakamkan lalu proses Tindak Pidana Laka Lantas ditangani Unit Laka Sat Lantas Polres Gunungkidul.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasi humas Polres Gunungkidul yakn Iptu Suryanto.
“Benar, memang ada kecelakaan di TKP tersebut dan korban meninggal dunia di RSUD Wonosari,” terang Iptu Suryanto, melalui chat whatsapp.

(Rep/Supadi Y)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kesehatan

Koperasi Serambi Dana Berikan Dana Bantuan Sosial Kepada Rangga

Published

on

Spread the love

Gunungkidul, Suarametropolitan.com // Pemilik nama lengkap Arfiyani Rangga Pamungkas yang merupakan salah satu penderita Hidrosepalus yang merupakan anak dari pasutri Riswanto dan Maryani yang diketahui beralamat di Padukuhan Pagutan Rt 06, Rw 08 , Pengkol, Nglipar, Gunungkidul, DIY ini telah mendapatkan bantuan dana sosial dari Koperasi Serambi Dana yang berada di Gunungkidul pada hari Minggu (17/10/2021 )

Budi selaku Manager Koperasi Serambi Dana kepada awak media Suarametropolitan.com mengatakan bahwa giat sosial yang dilakukan ini merupakan bentuk kepedulian pihak Koprasi Serambi Dana kepada masyarakat di kabupaten Gunungkidul yang memang dianggap perlu dan pantas untuk mendapatkan bantuan.

Manager Koperasi Serambi Dana ini juga mengatakan bahwa giat sosial yang dilakukanya merupakan tindak lanjut dari proposal yang masuk ke kantor Koperasi yang beberapa waktu lalu diajukan oleh Riswanto dan Maryani.

Kepada awak media Budi juga menerangkan bahwa untuk penyerahan dana bantuan pada hari minggu kemarin secara simbolis diberikan oleh Aipda Irwan Kurdiyantoro yang merupakan anggota Satpolair Polres Gunungkidul dan diterima langsung oleh Riswanto dan Maryani.

Kepada awak media Aipda Irwan mengajak kepada masyarakat Gunungkidul untuk menumbuhkan rasa sosial kita kepada masyarakat yang sangat membutuhkan “Mari kita tingkatkan ujud kepedulian kepada masyarakat yang sangat membutuhkan,sebisa mungkin mari kita gunakan waktu luang kita untuk membantu masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan” terang nya.

Terimakasih yang sebesar besarnya disampaikan Riswanto dan Maryani kepada pihak pihak yang ikut berperan dalam pemberian donasi kepada keluarga kami,pungkasnya.

Agus Y

Continue Reading

Bencana

NASA Angkat Bicara, Terkait Matahari Akan Terbit Dari Barat

Published

on

Spread the love

Jakarta, Suarametropolitan.com — NASA atau Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) telah membantah terkait matahari akan terbit dari barat. Bantahan tersebut seperti pada sumber pemberitaan CNBC Indonesia (Novita Putri Bestari), yang dipublikasikan pada 12 October 2021 06:45, berikut.

Sebuah unggahan di media sosial menyebut Matahari beraktivitas di luar kebiasaan yakni terbit dari arah barat. Namun Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) atau NASA telah membantah isi postingan tersebut.

Postingan berbahasa Thailand dan Inggris itu menyebut aktivitas itu karena ada pembalikan magnet. Untuk mendukung klaimnya, unggahan itu menuliskan NASA mendukung informasi tersebut.

Bumi akan berputar ke arah sebaliknya yang menyebabkan Matahari muncul dari sisi barat. Periset meyakini bahwa kita bergerak menuju pembalikan medan magnet yang akan menjadi akhir umat manusia dan mendekati kiamat,” tulis postingan tersebut.

Namun pihak NASA membantahnya. Associate Administrator for Communications NASA, Bettina Inclan, mengatakan pihaknya dan organisasi lain tak pernah memberikan prediksi tersebut.

Namun dia memang membenarkan adanya peristiwa pembalikan magnet. Itu memang terjadi dan sejumlah ilmuwan memang mempelajarinya.

Namun peristiwa itu menurutnya tak membuat Bumi berputar ke arah sebaliknya, begitu juga dengan datanya Matahari.

“Adapun pembalikan medan magnet memang fenomena nyata yang telah terjadi beberapa kali di masa silam dan ilmuwan di seluruh dunia mempelajarinya, namun pernyataan jika hal ini membuat Bumi berputar ke arah sebaliknya yang menjadikan Matahari terbit dari barat adalah salah,” kata Bettina.

Namun di tata surya ini memang ada yang merasakan Matahari muncul dari arah Barat. Yakni Venus yang mengalami rotasi ke belakang.

Venus juga mengalami rotasi dan mengelilingi Matahari yang tak jauh berbeda yakni 243 hari serta 225 hari. Ini membuat kemunculan Matahari di sana hanya dua kali dalam satu tahun atau per 117 hari sekali.

Sumber: CNBC Indonesia (Novita Putri Bestari)

 

Continue Reading

Kriminal

Penemuan Jasad Wanita Di Pantai Parangtritis, Sempat Menggegerkan Warga

Published

on

Spread the love

Bantul, SuaraMetropolitan.com- Warga sekitar Pantai Pelangi Grogol IX Parangtritis digegerkan dengan penemuan mayat perempuan tergeletak di tepi pantai, pada Sabtu (09/10/2021) sekitar pukul 05.30 WIB.

Penemuan mayat perempuan tersebut dibenarkan oleh salah satu anggota Humas Polres Bantul, Iptu Maryanto.

“Benar, ada penemuan jasad di area Pantai Parangtritis,” dalam chat whatsappnya.

Mayat perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh Parjiyati yang sedang berolahraga jalan santai. Ia dikagetkan dengan mayat perempuan yang tergeletak di bibir pantai.

Selanjutnya, ia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Tim SAR dan dilanjutkan ke Polsek Kretek.

Dari hasil olah TKP diketahui mayat perempuan tersebut bernama Sukatijah (56) warga Sawahan, Pendowoharjo, Sewon, Bantul.

Berdasarkan pemeriksaan pihak puskesmas dari mulut, telinga dan mata korban keluar darah serta lebam biru di mata sebelah kiri, namun tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Diperkirakan korban meninggal sudah lebih dari 4 jam.

Saat ini jenazah dibawa ke Polsek Kretek untuk menunggu keluarga korban.

(Novita)

Continue Reading

Berita Terpopuler