Berita Daerah

Percepat Pembangunan Daerah, Banyuasin Usulkan 280 Program Lewat Skema BKBK

×

Percepat Pembangunan Daerah, Banyuasin Usulkan 280 Program Lewat Skema BKBK

Sebarkan artikel ini
Rapat Teknis Usulan Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) Gubernur Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bina Praja, Jumat (13/03/2026).

Palembang,SuaraMetropolitan Pemerintah Kabupaten Banyuasin mengusulkan berbagai program pembangunan prioritas melalui Rapat Teknis Usulan Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) Gubernur Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bina Praja, Jumat (13/03/2026), Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim menyampaikan langsung paparan usulan tersebut.

Kedatangan rombongan Pemkab Banyuasin disambut oleh Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Sumatera Selatan Dody Eko Prasetyo yang mewakili Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan itu, Sekda Banyuasin didampingi sejumlah kepala perangkat daerah, di antaranya Kepala Bappeda dan Litbang Banyuasin Rini Pratiwi, Kepala Dinas PUPR Banyuasin Mohd. Riyan A. Saputra, Kepala BPBD Banyuasin Reza Agust Perdana, serta Sekretaris Dinas Kominfo-SP Banyuasin Gusti bersama jajaran lainnya.

Baca juga: Herman Deru Dorong Kampung Wakaf Marogan Jadi Destinasi Wisata Religi Baru di Palembang

Pada rapat tersebut, Erwin Ibrahim memaparkan rencana pembangunan yang menjadi prioritas daerah guna mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Usulan program yang disampaikan terutama menitikberatkan pada pemerataan infrastruktur jalan dan jembatan serta penguatan sektor kesehatan.

Ia menegaskan bahwa usulan program yang diajukan merupakan hasil penjaringan kebutuhan masyarakat yang dinilai sangat mendesak untuk segera direalisasikan. Melalui dukungan bantuan keuangan dari Gubernur Sumatera Selatan, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Banyuasin dapat semakin meningkat.

“Usulan ini kami susun dengan matang untuk memastikan pembangunan di Banyuasin sejalan dengan visi provinsi. Yang menjadi super prioritas kami adalah perbaikan akses jalan poros, pembangunan jembatan penghubung, serta peningkatan fasilitas kesehatan. Namun untuk yang lainnya, walaupun tidak disebut super prioritas, mohon kiranya untuk dipertimbangkan,” ujarnya.

Baca juga: Wawako Bertha Minta OPD Segera Tindaklanjuti Catatan Pemeriksaan BPK

Dalam pemaparan tersebut disebutkan bahwa terdapat 280 usulan kegiatan yang telah diverifikasi. Selain pembangunan infrastruktur fisik, sektor pertanian juga menjadi perhatian penting mengingat Banyuasin merupakan salah satu lumbung pangan di Sumatera Selatan.

Beberapa usulan yang diajukan antara lain rehabilitasi jaringan irigasi rawa sebanyak 30 usulan, optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan sebanyak 5 usulan, serta penyediaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) setempat sebanyak 14 usulan. Selain itu juga terdapat 1 usulan pembangunan sistem drainase perkotaan.

Pada sektor infrastruktur, diusulkan 63 kegiatan pembangunan jalan, pembangunan jembatan, serta rekonstruksi jalan. Sementara di bidang kesehatan terdapat 4 usulan, bidang pendidikan 14 usulan, pengadaan dan perbaikan Rice Milling Plant (RMP) sebanyak 4 usulan, serta 17 usulan yang mencakup sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan pariwisata.

Rapat teknis ini menjadi bagian dari proses sinkronisasi perencanaan pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Melalui dukungan BKBK dari Gubernur Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin optimistis berbagai target pembangunan daerah dapat terealisasi lebih cepat dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.