Berita Daerah

Permainan Cuki, Warisan Leluhur Palembang yang Kembali Dihidupkan Dinas Kebudayaan

×

Permainan Cuki, Warisan Leluhur Palembang yang Kembali Dihidupkan Dinas Kebudayaan

Sebarkan artikel ini
Terlihat anak-anak saat memainkan permainan rakyat tradisional Cuki.

Palembang,SuaraMetropolitan Kelurahan 10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, menjadi tuan rumah kegiatan Pembinaan Kampung Tematik Kampung Toleransi, Senin (18/8/2025). Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kebudayaan Kota Palembang ini menghadirkan permainan rakyat tradisional Cuki sebagai ikon utama.

Permainan yang sudah dikenal sejak masa Kesultanan Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II itu kini nyaris punah, sehingga perlu diperkenalkan kembali kepada generasi muda. Sebanyak 50 peserta dari tingkat TK, SD, hingga SMP tampak antusias mengikuti lomba, dengan hadiah hiburan disiapkan bagi para pemenang.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, M. Affan Prapanca, menegaskan bahwa pelestarian permainan tradisional bukan hanya bagian dari hiburan, tetapi merupakan upaya menjaga jati diri bangsa.

Baca juga: “Stiker Khusus” Truk di Sako Baru: Dishub Bilang Belum Dicetak, Tapi Papan Pengumuman Sudah Terpasang

“Permainan Cuki ini bukan sekadar permainan rakyat, melainkan simbol kebersamaan dan kearifan lokal masyarakat Palembang sejak ratusan tahun lalu. Nilai-nilai di dalamnya seperti sportivitas, kerja sama, dan kebersamaan sangat relevan dengan kehidupan anak-anak sekarang,” ujarnya kepada SuaraMetropolitan.

Ia menambahkan, kegiatan kampung tematik ini sekaligus menjadi wadah edukasi budaya.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal gawai atau permainan modern, tetapi juga dekat dengan warisan leluhur mereka. Jika tidak kita kenalkan kembali sejak dini, permainan seperti Cuki akan hilang ditelan zaman. Karena itu, melalui kegiatan ini kami berkomitmen menjadikannya bagian dari program pelestarian budaya Kota Palembang secara berkelanjutan,” tegas Affan.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.