Connect with us

Kuliner

Permohonan Rest Area Rino Caroko Sampaikan Surat Kepada Bupati Gunungkidul H.Sunaryanta

Published

on

Spread the love

Gunungkidul, Suarametropolitan.com, — Dalam bentuk unggahan di akun facebook miliknya (Rino Caroko) menulis bentuk surat yang ditujukan Bupati Gunungkidul yakni H.Sunaryanta pada Selasa 30 Agustus 2021, sekira Pukul 21:27.Wib.

Isi surat yang disampaikan adalah permintaan titik kordinat rest area diwilayah selatan tepatnya di Kalurahan Giriharja, Kapanewon Panggang Gunungkidul. Menurut Rino Caroko dalam isi surat tempat tersebut tepat jika dijadikan rest area dikarenakan Jalur Lintas Selatan (JLS) dari arah Bantul akan melewati seluruh destinasi wisata pantai di Gunungkidul.

Bentuk surat yang ditujukan Bupati tersebut adalah seperti berikut.

Kepada:
BUPATI GUNUNGKIDUL
H.SUNARYANTA
_______________________
Salam Hormat,
Panggang potensi dibangun rest area
Geliat wisata Gunungkidul khususnya wisata pantai sangat menyedot wisatawan dari luar daerah. Berada diwilayah selatan mulai dari Purwosari – Rongkop Gunungkidul banyak terdapat obyek-obyek wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Giriharjo Panggang Gunungkidul menjadi salah satu jalan alternatif menuju berbagai obyek wisata di Gunungkidul. Dari arah terminal Giwangan lurus keselatan sampai jembatan siluk belok kiri naik kearah Panggang merupakan jalur yang cepat untuk sampai ke obyek wisata Gunungkidul dengan begitu potensi rest area sangat tepat didirikan di area Panggang khususnya desa Giriharjo.
Rest area yang menyedian fasilitas kamar mandi,WC,tempat ibadah,kuliner dll sepertinya sangat cocok karena sampai saat ini blm ada rest area yang dibangun oleh pemerintah Gunungkidul di wilayah Giriharjo Panggang. Dengan adanya rest area tersebut maka UMKM dan warga bisa ikut berpartisipasi mengelola dan memanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian. Pemda Gunungkidul memiliki tanah kas kabupaten yang cukup luas,berada tepat dipinggir jalan lintas alternatif obyek wisata tepatnya disamping Polsek Panggang. Jika pemda tertarik dan berfikir tentang fasilitas penunjang wisata di Gunungkidul khususnya zona selatan maka sangat tepat jika tanah kas tersebut dibangun rest area.
Dari pada mangkrak tidak dimanfaatkan usul saya manfaatkan untuk kemakmuran rakyat

Demikian,terima kasih
Salam
Rino Caroko,

Disampaikannya surat melalui beranda akun facebook miliknya itu banyak dikomentari oleh para nitizen, dalam bentuk dukungan positif atau komentar mendukung.

Diketahui Rino Caroko merupakan pengusaha muda yang enegic yang sudah sering memunculkan ide kreatif dalam meningkatkan ekonomi warga sekiar atau warga masyarakat pada umumnya. Rino Caroko juga merupakan warga Kapanewon Panggang Kabupaten Gunungkidul, D.I Yogyakarta.

(Rep/Novita)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budaya

Kalurahan Sidoharjo Kapanewon Tepus Adakan Pelatihan UMKM

Published

on

Spread the love

Gunungkidul, Suarametropolitan.com –//– Sebanyak 60 orang pelaku usaha di Kalurahan Sidoharjo Kapanewon Tepus Kabupaten Gunungkidul mengikuti acara pelatihan UMKM pada hari ini selasa (12/10/2021) yang bertempat di Balai Kalurahan Sidoharjo.

Adapun acara tersebut dilaksanakan dalam dua sesi guna menghindari adanya kerumunan yang mana untuk sesi pertama dilaksanakan mulai pukul 09.00 sampai selesai dan dihadiri 30 peserta, sedangkan sesi kedua dimulai pada pukul 13.00 sampai selesai.

Narasumber yang hadir pada acara tersebut Evi Nurcahyani, SIP selaku Lurah Kalurahan Sidoharjo dan Sulastana selaku Ulu ulu Kalurahan Sidoharjo Kapanewon Tepus.

Heru eko susilo selaku Carik Kalurahan Sidoharjo Kapanewon Tepus kepada awak media Suarametropolitan.com mengatakan tujuan diadakanya pelatihan ini agar para pelaku usaha di Kalurahan Sidoharjo Kapanewon Tepus bisa untuk masuk terdaftar dalam OSS.

“Saya berharap supaya nantinya para pelaku usaha dapat menerapkan apa yang mereka dapat dari acara pelatihan ini sehingga nantinya akan dapat meningkatkan perekonomian bagi para pelaku usaha di Kalurahan Sidoharjo,” Harapnya.

Hingga berita ini diturunkan pelaksanaan pelatihan masih berjalan lancar dan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Agus y

Continue Reading

Kuliner

PPJI Gunungkidul Mengadakan Rakerda dan Syawalan Terapkan Protokol Kesehatan

Published

on

Spread the love

Gunungkidul, SuaraMetropolitan.com – Rakerda dan Syawalan PPJI (Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia), berjalalan lancar dan sukses, acaranya juga melalui prosedur dan mematuhi protokol kesehatan 3 M, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak dan Memakai Masker, sehingga tidak menimbulkan keramaian ataupun kerumunan.

Acara Rakerda dan Syawalan ini dilaksanakan, Selasa (8/06/2021), di Wisata Alam Wunung Giri Sela Kandha terletak di Wunung, Mulo, Gunungkidul, Yogyakarta.

Dalam Sambutannya Ketua PPJI Gujungkidul Wanto Harusno mengatakan

“Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia adalah wadah untuk mempersatukan para pengusaha di bidang catering, makanan ataupun kuliner di seluruh Indonesia, khususnya untuk Rakerda dan syawalan di Gunungkidul ini menghadirkan perwakilan di seluruh Provinsi DIY, yaitu 4 Kabupaten dan 1 Kota, Sleman, Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul dan Kota Yogyakarta. Masing-masing Daerah menghadirkan 5 wakilnya untuk hadir dalam acara ini, mengingat saat ini wabah covid 19 juga belum mereda maka kita batasi jumlah anggota yang hadir maksimum 60 Orang terdiri dari perwakilan-perwakilan daerah dan anggota PPJI yang berada di Gunungkidul untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan,” Ujar ketua PPJI Gunungkidul.

Diakhir acara tidak lupa pula Wanto harusno mengucapkan terimakasih kepada Ir. Sumartoyo, selaku Anggota PPJI, dan juga pengelola Wisata Alam Wunung Giri Sela Kandha yang telah memberikan Fasilitas baik tempat ataupun makanan dan minum, sehingga acara ini berjalan dengan lancar dan sukses,” ucapnya.

Continue Reading

Budaya

Resto Unik Serasa Tempoe Doeloe

Published

on

Spread the love

 

Bantul, (15/11/20), Suaradjogja.com – Dengan suasana yang unik dan ala ala di bawah pohon, suasana RM Serasa Tempoe Doeloe di Jalan Bibis Raya 20A Kembaran Tamantirto Bantul Yogyakarta menjadi alternatif kongkow yang asyik bareng teman atau keluarga di wilayah Bantul Yogyakarta. Suasana Tempoe Doeloe sangat terasa dengan property yang sederhana namun dapat mengingatkan kita pada suasana tempoe doeloe, banyak pohon besar seperti pohon melinjo, pohon asem, pohon nangka, dan banyak pohon pohon unik lainnya, menambah suasana yang hangat dan ngangeni.

RM Serasa Tempoe Doeloe menyajikan menu khas Masakan Jawa – Indonesia seperti Nasi Goreng Kebuli Telur bisa dikombinasi dengan ayam suwirnya yang menambah rasa khas yang tiada duanya, Soto Ayam Kemepyar dengan harga paket “yang penting bahagia” hanya Rp. 5.000 ( soto ayam dan teh), diharapkan dapat membantu semua pihak dalam kondisi pandemi ini, Sop Ayam Kampung Maknyus ( sop ayam kampung tanpa MSG), Tongseng Ayam Pedas Manis, Ayam Goreng Tempoe Doeloe yang enaknya tiada tara, Bakmi Godog hotplate dan Bakmi Goreng hotplate ( dapat di tambah dengan mozarela, sehingga menu tempoe doeloe dapat menjadi makanan ke-kinian) yang menjadi menu favorite anak anak muda hanya dengan merogoh kantong sebesar RP 15.000 saja sudah dapat menikmati menu tersebut sambil duduk di bawah pohon yang rindang. Adapun menu minuman spesial tak kalah serunya dengan menu makanan yang tersedia, diantaranya seperti Teh Poci Semriwing anti masuk angin, wedang Jahe gula batu ,Wedang Uwuh, Es Cendol Dawet adalah menu minuman yang paling favorit dan diminati banyak konsumen, karena cendol dawetnya selalu fresh dibuat sendiri oleh RM Serasa Tempoe Doeloe, tanpa bahan pewarna dan bahan pengawet dan dengan rasa manis asli gula jawa. Aneka menu yang lain di RM Serasa Tempoe Doeloe hadir memberikan warna dunia kuliner di Yogyakarta.

Daryanto Hadi salah seorang pengelola dan pemilik Resto Serasa Tempoe Doeloe menuturkan bahwa Resto ini dibuka dengan nama Serasa Tempoe Doeloe, karena awal dari bukanya resto adalah untuk melestarikan menu orang tua yang legendaris yaitu “sop ayam kampung dan es cendol dawet”, yang tastenya sop ayam kami berbeda dengan sop ayam kampung lainnya, sop ayam kami tanpa menggunakan MSG. Kami membuka resto yang sehat tanpa MSG.

” Resto di jalan Bibis Raya seluas kurang lebih 2000 meter ini berawal dari warung sop ayam di daerah Padokan Lor dekat Madukismo dan di daerah Karangjati serta di daerah Bugisan”, dengan berkembangnya usaha maka dibutuhkan tempat yang lebih luas dan nyaman, dan sekarang berada di jalan Bibis raya no 20 A Kembaran, Taman Tirto Kasihan Bantul Yogyakarta.

Daryanto Hadi dan Punik Mumpuni sebagai pemilik dan pengelola akhirnya membuka usaha catering ketika terjadi lonjakan permintaan pasar atas menu menu kami yang banyak diminati oleh customer, catering mulai dirintis tahun 2015.

Serasa Tempoe Doeloe sejak tahun 2015 sampai dengan sekarang telah bekerja sama dengan berbagai pihak, diantaranya hotel hotel di Yogyakarta, instansi pendidikan di yogyakarta (UII, UNY, UTY, UGM, RSUP Sardjito, TVRI, RRI, dll) dan sekitarnya, pabrik pabrik di sekitar Yogyakarta, syawalan lottemart, swalayan Carefour untuk pemenuhan makan siang karyawan dan Serasa tempoe doeloe catering juga telah melayani berbagai macam acara pernikahan, pengajian, acara keagamaan, rapat, seminar regional maupun nasional dll, demikian Punik Mumpuni kepada awak media.

Di tambahkan oleh Punik Mumpuni saat ini sebuah perusahaan besar menjadi mitra Serasa Tempoe Doeloe untuk kebutuhan makan malam perusahaannya, beberapa instansi pemerintah di Jogja juga menjadi pelanggan untuk kebutuhan rapat mereka.

” Saat ini kami masih dalam kontrak untuk penyediaan makan malam sebuah perusahaan yaitu PT Maesindo, dan hotel hotel di yogyakarta untuk penyedian makan para tamu serta kerjasama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk acara rapat dan seminar” tambah Punik Mumpuni.

Selain itu dengan fasilitas yang ada Resto Serasa Tempoe Doeloe juga melayani acara seperti syawalan,acara keagamaan, rapat ormas,rapat komunitas di mana untuk anggaran bisa di diskusikan dengan pengelola.

” Resto kami juga melayani acara – acara yang di selenggarakan oleh Ormas, Komunitas , Lembaga seperti Syawalan, acara keagamaan dan sejenisnya,untuk anggaran kami flexibel…bisa di diskusikan dengan kami ” pungkasnya.

Reporter : Gie Rahardjo

Continue Reading

Berita Terpopuler